Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass

Sport

Takluk 2-1 di Kandang, Persika Akui Keunggulan Braya

KUNINGAN (MASS) – Menjelang Bulan Ramadhan Braya Al-Ikhlash terus bersilaturahmi dengan masyarakat melalui sepakbola, dan pada Jumat (26/3/3/2022) sore kemarin, klub sepakbola yang dikunjungi adalah Persika (Karamatmulya) Ciawigebang.

Tim yang berdomisili di Desa Karamatmulya-Ciawigebang ini memang dikenal mimiliki banyak potensi tersimpan. Mereka, menampilkan pemain-pemain senior dipadu dengan pemain-pemain muda seperti, Feri, Saaeman, Pendul, Bili (Kerap), Fahmi, Dingkul, Idi, Joni Sandi Goteg dan striker andalan mereka yaitu Kocak.

Di kubu Braya sendiri, masih diisi oleh para pemain yang memang terbiasa mengisi line up andalan mereka, seperti Yana, Tebe, Ncek, Aris, Ridho, Asep, Chule, Agie, Irfan, Zein, dan tentunya trisula maut mereka yaitu MDR (Mamat, Delon, Ricko).

Jalannya Pertandingan….

Saat babak pertama dimulai, Persika sebenarnya langsung menggebrak pertahanan Braya. Permainan yang dimotori oleh Idi sebagai jendral lapangan tengah itu, meski terlihat sudah tidak muda tapi menunjukan pengalaman yang berkelas.

Berkali-kali pria hitam manis tersebut memberikan umpan-umpan manja kepada Sandi Kocak dan Goteng, beruntung Tebe yang masih setia dijantung pertahanan tidak melakukan blunder seperti di pertandingan-pertandingan sebelumnya. Pria tinggi menjulang tersebut mampu menahan gempuran serangan dari Persika.

Pada menit ke 28, Braya balik mengobrak-abrik pertahanan lawan. Delon yang melakukan tiki-taka dengan Cule mampu memberikan umpan ciamik nan cantik kepada Mamat. Dan dengan elegan, pemuda yang dikenal dengan M56 Fhotograpy tersebut mencungkil bola hingga skor berubah 1-0 untuk Braya.

Saat babak kedua dimulai, Persika memasukan beberapa pemain cepat mereka seperti Utan, Abdul, Riki, bedul, Gundel, Yosep Tono dan Kiki. Hasilnya pun cukup memuaskan. Tepat di menit ke 65, Kocak pemain tinggi nan kekar tersebut berhasil menjebol gawang Braya skor 1-1 untuk kedua tim.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Tensi permainan tinggipun memakan korban, Ricko wonderkids Braya serta Ridho, terpaksa ditarik keluar karena mengalami kram otot. Selain itu, Delon si pemilik no punggung 46 pun harus ditarik keluar karena mengalami cidera paha, otomatis braya merubah formasi menjadi 4-4-2.

Meski diterjang pergantian, pelatih Braya Ading memutar otak dan taktik yang jenius. Banyakanya menumpuk pemain ditengah, ternyata berhasil memancing banyak pemain Persika untuk maju mencover pemain tengah Braya.

Alhasil, di menit 80 Irfan Erdian berhasil melakukan solo run dan mengecoh penjaga gawang Persika, Pemuda yang masih belum memiliki pujaan hati tersebut hanya tersenyum menunjukan senyum manisnya tanpa melakukan selebrasi, skorpun berubah 2-1 untuk Braya sampai peluit babak kedua dibunyikan.

Laga kali ini juga special bagi Braya FC. Selain mendulang kemenangan, tampak hadir dalam laga ini beberapa sponsor yang selama ini banyak memberikan sumbangsih kepada tim yang berjuluk GGS ( Ganteng-Ganteng Sarungan) ini. Hadir menonton langsung. Hendri bos Brogo serta Ambu pemilik salad Ambu yang sudah terkenal kelezatannya.

Diakhir pertandingan Kapten Persika Utan mengucapkan terima kasih atas kunjungan Braya ke Karamatmulya dan berharap bisa melakukan rematch setelah lebaran. (eki)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

PD

PKB

Advertisement
Advertisement

Bank Kuningan

Advertisement

You May Also Like

Sport

KUNINGAN (MASS) – Memeriahkan moment pasca Hari Raya Idul Fitri, di Desa Cidahu Kecamatan Pasawahan, digelar turnamen seakbola antar club bertajuk Cidahu Cup 2022....

Sport

KUNINGAN (MASS) – Pada Selasa (3/5/2022) kemarin, digelar kompetisi sepakbola bertajuk Trofeo Fratellanza di Maleber yang diikuti 3 tim, Boma Maleber, Youngboys FC, dan...

Social Culture

NUSAHERANG (MASS) – Memeriahkan moment lebaran, Karang Taruna Desa Jambar Kecamatan Nusaherang mengisinya dengan menggelar kompetisi sepakbola. Kompetisi bertajuk Karang Taruna Cup 2022 ini,...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Tidak ada asap kalau tidak ada api. Begitulah kira-kira sebagai ucapan pembuka dalam menanggapi pemberitaan baru-baru ini mengenai berita tentang wasit...

Advertisement