Kisah Seorang Honorer
Oleh : El-huda Aku sedang jenuh. Sungguh jenuh. Kesepian. Benar benar sepi yang mampu membunuh siapapun dengan perlahan. Menggerogoti setiap jengkal tubuhku dari dalam. Mengubur asa dari hati yang sudah berserakan. Sepi. Sangat sepi. Bukan, bukan karena aku sedang dalam kesendirian. Di kedai ini sungguh banyak orang yang berdatangan, sendirian, berpasangan, atau bergerombol. Dari balik … Baca Selengkapnya