Puisi: Diam

KUNINGAN (MASS)- Diam Diam-diam kutuliskan kembali namamu di atas kertas yang lusuh dengan pena hitam yang kubawa. Nama yang sudah lama diam, tak berbentuk tapi terus memebekas di sini, di pikiranku sejak lama. Diam, adalah cara yang kupilih selama bertahun-tahun ini. Orang bijak bilang, “Lebih banyak bicara itu lebih banyak menyisakan penyesalan. Diam adalah emas” … Baca Selengkapnya