Ratusan Kohai INKAI Diuji Naik Sabuk

KUNINGAN (MASS) – Diujung semester pertama 2019, Institut Karate-Do Indonesia (INKAI) Cabang Kuningan menyelenggarakan Uji Kenaikan Tingkat. Para kohai (karateka) se Kabupaten Kuningan diuji agar bisa naik sabuk di Gedung Wanita, Jl Ir SoekarnoHatta, Minggu (23/6/2019).

Sedikitnya 221 orang yang masih berstatus pelajar hingga mahasiswa mengikuti ujian tersebut. Pukulan, tangkisan serta kuda-kuda diperagakan untuk dinilai penguji yang merupakan para kohai senior.

“Yang ikut sekarang itu sebanyak 221 kohai dari 9 ranting. Bulan Juli nanti akan ada susulan sebanyak lebih dari 20 kohai,” sebut Ketua INKAI Kuningan, Drs Agus Sumedi, disela-sela ujian.

Para kohai yang mengikuti ujian, banyak diantaranya masih usia SD. Banyak pula usia SMP, SMA, SMK, bahkan berstatus mahasiswa. Dengan mengenakan sabuk putih, kuning, hijau dan biru, mereka berharap bisa berganti sabuk pasca ujian.

“Dari sabuk putih ke kuning, dari kuning ke hijau, hijau ke biru dan dari biru ke coklat. Kalau ujian dari sabuk coklat ke hitam, itu diselenggarakan pengda provinsi,” terang kohai bersabuk hitam tersebut.

Agus yang kebetulan camat Selajambe ini merasa gembira, pelaksanaan uji kenaikan tingkat tersebut diikuti secara antusis. Para ortu kohai pun memberikan dukungan besar dengan mengantar putra-putri mereka.

“Memang keanggotaan INKAI di Kuningan terus bertambah. Banyak ortu yang memberikan kepercayaan dengan menitipkan putra-putri mereka berlatih di INKAI,” ungkapnya.

Selama ini, telah cukup banyak prestasi yang dituai oleh INKAI Kuningan baik level kabupaten maupun provinsi. Yang terbaru, pada even UNIKU Cup beberapa bulan kemarin, kohai INKAI Kuningan berhasil merebut juara umum.

“Prestasi itu ditekankan oleh kita sesuai dengan sumpah karate. Diantaranya jujur, sopan santun, kuasai diri sampai mempertinggi prestasi. Sumpah itu harus dipegang oleh para kohai,” tandasnya.

Prestasi yang dimaksudkan bukan hanya prestasi dibidang karate. Tapi juga dibidang lainnya, terutama prestasi akademik di sekolahnya masing-masing.

Pantauan kuninganmass.com, tampak hadir dari FORKI Kuningan menyaksikan pelaksanaan ujian. Hadir pula Penasihat INKAI Kuningan, H Agus Wardono MBA.

“Mendirikan INKAI itu perlu perjuangan. Perlu dijaga kelangsungannya. Latihan karate sejak dini itu bukan hanya menyangkut fisik yang kuat melainkan pula mental yang hebat,” tegas Agus Wardono.

Maka dari itu dirinya berkeyakinan, kalau jadi pemimpin, kohai INKAI bisa menjadi pemimpin yang hebat. Sebab disamping terlatih fisik dan mentalnya, mereka terikat sumpah karate yang harus dipatuhi. (deden)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com