Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass
Kantor Perumdam Tirta Dharma Ayu, Kabupaten Indramayu. (Foto: eki)

Headline

Sayangkan Polemik Air, Direktur Perumdam Indramayu Ungkap Fakta-fakta Menarik

KUNINGAN (MASS) – Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Darma Ayu Kabupaten Indramayu, H Nurpan SE M Si, menyayangkan adanya polemik tentang pengelolaan air oleh PAM Kuningan yang dikerjasamakan dan dialirkan ke Indramayu. Pasalnya, meski mulanya yang berkonflik adalah PAM Kuningan dan Pemdes Cikalahang, polemik kian meluas hingga ke BBWS dan TNGC.

Bahkan, BBWS Cimanuk Cisanggarung sempat melayangkan SP-3 ke PAM Kuningan, atas beberapa hal yang dianggap bermasalah, sampai mengancam dilakukan pembekuan izin. Selain itu, belakangan BBWS juga secara terbuka mengatakan ada pipa-pipa dari Kuningan yang dialirkan ke Indramayu, belum punya izin sama sekali.

“Ya kalo saya sebagai para pihak dalam PKS (Perjanjian Kerjasama) dengan PDAM Kuningan tidak ada hubungannya dengan TKAS, karena kami hanya mendapatkan fasilitas curahan air sesuai dengan kontrak. Kalo memang ada informasi begitu, ya saya menyayangkan kalo belum ditempuh ijin-ijinnya, karena kan berakibat kepada PDAM Indramayu yang di tahun depan, saya (PAM Indramayu, harusnya) dapat pasokan lebih besar mas 300 l/detik,” ujarnya, Selasa (3/2/2026) siang ini melalui sambungan seluler.

Jika sampai ada masalah seperti sekarang, lanjut Nurpan, berarti pasokan yang telah ditandatangani bersama dalam MoU itu, dikhawatirkannya akan berdampak tidak baik ke PDAM Tirta Dharma Ayu Kabupaten Indramayu. “Jangan jangan nanti berdampak yang tidak baik ke kita. Harapan kita proses perijinan harus ditempuh dan sebagainya, sehingga MoU dengan kita berjalan sebagaimana mestinya,” ujarnya.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Ditanya perihal debit air yang selama ini dialirkan ke PDAM Indramayu, Nurpan mengamini sejauh ini, pihaknya saja masih sempat menerima debit air, kurang dari apa yang sudah tertuang dalam perjanjian. Dalam PKS, Perumdam Indramayu harusnya dipasok air dengan debit 100 liter/detik di tahun pertama, namun kenyataanya kurang dari angka tersebut. Kekurangan debit air dari Kuningan itu juga pernah diutarakannya secara terbuka dalam video bersama Wakil Bupati Indramayu.

“Iya, ya memang itu apa adanya. Ketika saya masuk di direksi (PDAM Indramayu), hal pertama yang saya pelajari adalah kesepakatan dengan pihak lain, salah satu kesepakatan paling besar kan dengan Kuningan, yang pertama adalah dengan PT TNS, kedua dengan PDAM Kuningan,” kata Nurpan, yang baru dilantik sebagai Direktur Utama, pada bulan Oktober 2025 lalu.

“Kenapa menyoroti itu? karena memang kami punya program jangka panjang,” imbuhnya lagi.

Diakuinya, adanya polemik berkelanjutan ini ditindaklanjuti oleh Pemkab, DPRD bahkan Perpamsi. Dan direktur PAM Kuningan, Dr Ukas Suharfapputra, kata Nurpan sudah menyatakan kesiapan mengirim debit air sesuai dengan komitmen. “Terkait berita ini saya kaget juga, jangan-jangan berdampak ke Indramayu kan gitu, tapi harapan saya cepat ditindaklanjuti,” terangnya lagi.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dalam wawancara via seluler itulah, Direktur Utama Perumdam Indramayu itu mengungkap besarnya kebutuhan air yang harus dilayani pihaknya. “Kita kan ada kawasan industry untuk Indramayu timur, salah satunya Politama, Pertamina Balongan, industry di Krangkeng itu kan butuh air mas, dan selama ini di-inject disuntik dari Kuningan karena pasokan air baku kami tidak mungkin harus inject kawasan industry tersebut, kejauhan mas karena kami berbasis Sungai Cimanuk,” akunya sembari mengaku dengan gelagat seperti saat ini, ada kekhawatiran terdampak.

Selain melayani sektor industry, lanjut Nurpan, prioritas kebutuhan air juga ada untuk domestic, dimana daerah pesisir seperti Karangampel Jutinyuat, Krangkeng, kebutuhan air bersihny tinggi. Mengingat air sumur dalam tidak bagus, sehingga kebutuhan air bersih tidak bisa tergantikan. Sementara pemenuhan kebutuhan perusahaan-perusahaan, kata Nurpan, merupakan bentuk hadirnya PERUMDAM Indramayu mendukung Bupati untuk suplai air bersih ke zona industry.

Selain menyayangkan polemik, Nurpan juga mengatakan bahwa kerjasama yang terjalin dengan PAM Kuningan, baru berjalan selama kurang lebih 8 bulan sekarang. Setiap bulannya, kata Nurpan, pihaknya membayar air sesuai yang dipasok dari Kuningan dengan kisaran hampir menyentuh Rp 1 Milyar. “Bulan ini sekitar 900 juta, kan tergantung dari pasokan dikirim dari Kuningan,”jawab Nurpan, ditanya berapa kontribusi Indramayu untuk Kabupaten Kuningan.

Ditanya kenapa jika pasokan kurang dari debit 100 liter/detik Perumdam Indramayu akan rugi, ternyata karena ada 2 kontrak kerjasama. Selain dengan PAM Kuningan, Perumdam Indramayu juga kerjasama dengan PT TNS untuk lintas spam yang ada di Kedokan Bunder, dengan nilai investasi mencapai Rp 200 Milyar lebih. Kerjasama antara Perumdam Indramayu dengan PT TNS sendiri, kontraknya mencapai 12 tahun atau 144 bulan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“(Setiap bulan) Kami harus  membayar Rp 2,3 Milyar, angsuran, nanti ditambah (bayar air) dari Kuningan katakanlah Rp 1 M, setoran Rp 3,3 Milyar. Kalo airnya sedikit kami gak bisa jualan dong, habis di setoran investasi,” jelas Nurpan.

Di akhir, Direktur Utama PERUMDAM Tirta Darma Ayu Kabupaten Indramayu itu juga memohon agar semua hal-hal yang berkaitan dengan perijinan, bisa segera dilengkapi agar tidak menggangu pasokan ke Indramayu. (eki)

Advertisement
Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Trending

You May Also Like

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Saat ini, rata-rata lama sekolah warga Kabupaten Kuningan hanya 7-8 tahun. Bisa dibilang, jika dirata-rata hanya lulusan SLTP. Hal itulah yang...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Seorang peria berinisial M (22), asal Cirebon, diamankan jajaran Polres Kuningan setelah diduga mengaku sebagai anggota Polri berpangkat AKP dan bertugas...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Jamparing Research merilis hasil survey tentang kinerja pemerintahan satu tahun Dian-Tuti. Salah satu yang disurvey, kerawanan praktik korupsi di berbagai Satuan...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, dalam beberapa hari terakhir menjalankan agenda kedinasan di Jakarta, salah satunya melakukan pertemuan dengan Kementerian PUPR....

Ekonomi

KUNINGAN (MASS) – Memasuki hari ke-5 Ramadhan, sejumlah kebutuhan pokok terpantau mengalami kenaikan harga, Senin (23/2/2026). Entah terpengaruh karena diwajibkannya zakat fitrah atau juatru...

Ekonomi

KUNINGAN (MASS) – Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan melalui Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam menggelar pelantikan Direktur Perumda Aneka Usaha (PDAU) Kabupaten Kuningan periode...

Olahraga

KUNINGAN (MASS) – Pesik Kuningan sedang mempersiapkan diri untuk mengarungi kompetisi Liga 4 Seri 1 Nasional yang akan diselenggarakan dalam waktu dekat setelah beberapa...

Insiden

KUNINGAN (MASS) – Kecelakaan terjadi di Jalan Raya Kramatmulya, tepatnya di sekitar RM Ali Action pada Minggu (22/2/2026) malam. Kecelakaan tersebut melibatkan sebuah mobil...

Desa

KUNINGAN (MASS) – Beberapa waktu lalu, Andri Patoni, salah satu perwakilan korban pemalsuan identitas, memberikan penjelasan mengenai kronologis bagaimana masyarakat mengetahui mereka memiliki tunggakan...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Kuningan Prof. Dr. Suwari Akhmaddhian SH MH tegas mengatakan bahwa secara hukum, penyadapan getah pinus di...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Pakar hukum konservasi Dr H Dadan Taufik S Hut SH MH MKn yang juga akademisi dan dosen, angkat bicara perihal polemik...

Religi

KUNINGAN (MASS) – Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al-Ashri Perumahan Alam Asri Kuningan menggelar kegiatan pesantren kilat (Sanlat) di bulan Ramadhan 1447 Hijriyah. Sanlat Ramadhan...

Religi

KUNINGAN (MASS) – DPD Partai Keadilan Sejahtera Kabupaten Kuningan melalui Bidang Kaderisasi Anggota Partai (BKAP) menggelar kegiatan Qur’an Fest 2026 di Sekretariat DPD PKS...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Kabupaten Kuningan memiliki sekitar 900.000 lebih bidang tanah yang harus dikelola dan disertifikasi. Menurut data terbaru, hingga tahun ini, sekitar 500.000...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Setelah dua tahun terhenti, seleksi Pemuda Pelopor Kabupaten Kuningan akhirnya akan dilaksanakan kembali tahun ini. Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang...

Desa

KUNINGAN (MASS) – Di tengah wacana pembangunan desa yang kerap terjebak pada retorika program dan janji penataan, pemuda Desa Silebu, Kecamatan Pancalang justru menunjukkan...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Candrika Adhiyasa, ahli lingkungan sekaligus konsultan lingkungan asal Kuningan, menyatakan pentingnya kepastian regulasi dalam penyadapan getah pinus di lereng Gunung Ciremai....

Bisnis

KUNINGAN (MASS) – Sosialisasi pembangunan kandang ayam oleh PT New Hope Indonesia pada Rabu (18/2/2026) di aula balai Desa Cihirup menjadi tempat. Dalam sosialisasi...

Desa

KUNINGAN (MASS) – IRMAS Jami Al Huda Desa Pakembangan Kecamatan Mandirancan, menggelar kegiatan Ramadhan Fair sepanjang bulan puasa tahun 2026 ini. Ramadhan Fair aendiri...

Religi

KUNINGAN (MASS) – Lahir dan besar di Kabupaten Kuningan, da’i muda Jawa Barat ini bakal tampil ajang dakwah di TV nasional, AKSI (Akademi Sahur...

Desa

KUNINGAN (MASS) – Dalam survey Jamparing Research (JR) yang dirilis baru-baru ini, angka ketidakpuasan masyarakat ke kinerja aparat desa di Kabupaten Kuningan ternyata cukup...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Negara hukum (Rechtstaat) bukan sekadar negara yang memiliki aturan, melainkan negara yang mampu mendistribusikan keadilan secara proporsional. Dalam APBN 2026, pemerintah...

Kesehatan

KUNINGAN (MASS) – Dalam survey Jamparing Research (JR), lembaga penelitian asal Kabupaten Kuningan, menunjukkan respon terhadap program MBG, belum meyakinkan. Pasalnya, meski lebih dari...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Dalam rangka meningkatkan keandalan sistem kelistrikan dan pelayanan kepada masyarakat, PT PLN (Persero) mengumumkan akan melakukan pemadaman listrik terencana di beberapa...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Pendopo Kabupaten Kuningan kembali didatangi massa aksi, Jumat sore (20/2/2026). Aksi itu digelar sebagai bentuk refleksi satu tahun kinerja Bupati Kuningan....

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Lama tak terdengar, publik belum tahu bagaimana dan siapa yang akan menakhodai Baznas Kabupaten Kuningan. Kita sekarang sudah di bulan ramadhan,...