Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass

Netizen Mass

Puisi : Sesaat Sebelum Subuh

Seorang wanita berkacamata berwudhu dengan butiran embun dan sisa air hujan.

Doa pun berangkat diam-diam meniti cahaya, melintasi mentari rembulan dan bintang bintang ke galaksi bima sakti.

Meninggalkan bumi yang ternganga menghela beban sejarah.

Alangkah indahnya ! angkasa raya terpana, memandang dunia berselimut merdu suara adzan yang merangkai detik menjadi butir-butir cahaya.

Segalanya, serba malam peradaban tengah tertidur dan sayhwat tersimpan rapih di dalam mimpi.

Tinggal para pecinta yang berjaga
Sepanjang malam mendaraskan keheningan merawat benih benih rindu.

Seperti mawar yang bergetar pada malam seribu bulan

Advertisement. Scroll to continue reading.

Oleh: Regi (Siswa SMAN 1 Subang)

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Bank Kuningan

You May Also Like

Inspiration

KUNINGAN (MASS) – Sebelum mendapat predikat Mojang Parigel, Desi Puspa Rahmawati memang kerap dikenal sebagai model. Perempuam asal Desa Cipancur Kecamatan Kalimanggis ini, memang...

Netizen Mass

  Rintik hujan terhenti Banjir membasahi bumi Orang mendekati Melihat naluri tersentak hati Hati mengingkari pada bumi Penyesalan mulai di sadari Kenang kenangan ilahi...

Netizen Mass

Jadilah Dirimu Sendiri Oleh : Regi Berpijaklah diatas kakimu sendiri Jangan biarkan kau jadi benalu Kemandirianmu akan mandeg Kau kan lupa jati dirimu Biarkan...

Netizen Mass

  Saudaraku Engkau dibutakan oleh perbedaan kita Hidupku tak berarti bagimu Disini aku teraniaya, disana engkau tertawa bahagia Kau khawatir atas pendidikanmu Aku hanya...

Advertisement