Maman Wijaya Bakal Saingi Dudy Pamuji

KUNINGAN (MASS) – Pituin Kadugede, H Maman Wijaya SIP telah menguatkan tekad untuk melaju ke DPRD Jabar. Politisi PAN ini memperpanjang list putra daerah yang ingin mendarmabaktikan diri di level provinsi.

“Takdir, nete taraje nincak hambalan ngukir sajarah kawit ti dusun lempang ka desa lumampah ka kabupaten ayeuna seja neraskeun ngabakti ka Lemah Cai Pasundan Provinsi Jawa Barat,” kata Maman menggunakan Bahasa Sunda.

Maman menerangkan, perjalanan karir politiknya berawal dari seorang kepala dusun. Tujuh tahun lamanya ia mengabdi kepada masyarakat di Desa Kadugede menjadi seorang kadus.

Setelah itu, Maman mendapat kepercayaan dari warganya untuk memimpin desa. Delapan tahun dirinya menjadi lebih tahu seluk-beluk pemerintahan desa.

“Saya jadi tahu kesulitan apa saja yang dirasakan masyarakat di desa. Hingga akhirnya ada dorongan dari masyarakat supaya saya mencalonkan anggota DPRD Kuningan,” tuturnya, Kamis (19/7/2018).

Sekarang, sudah 10 tahun Maman jadi anggota dewan. Ia mendapat sokongan besar dari para pendukungnya yang mengatasnamakan BMW (Barisan Maman Wijaya). Tak heran jika dirinya mendapat kepercayaan untuk duduk di “Ancaran” dua periode.

“Dan saat ini saya didorong kembali untuk naik level ke tingkat Jabar. Insya Allah saya siap,” tandasnya.

Pada usia yang masih 50 tahun ini Maman siap menyokong pembangunan di Kuningan lewat kebijakan di tingkat provinsi. Dia tahu betul pembangunan di bawah membutuhkan kucuran bantuan dari atas.

“Untuk itu mohon doa restunya kepada seluruh masyarakat Kuningan. Insya Allah saya siap mendarmabaktikan diri untuk masyarakat Kuningan,” tekad Maman.

Sementara itu, Maman menjadi salah satu putra daerah yang hendak maju di even pileg Jabar. Selain Maman, ada nama H Dudy Pamuji SE MSi dari Golkar yang mau maju dari dapil yang sama.

Dari PPP terdapat nama H Yusron Kholid (kepala Kemenag Kuningan) dan Enang Nurdin dari Partai Berkarya. Maman akan bersaing dengan Dudy, Yusron dan Enang dalam memperebutkan kuota dapil Jabar 13. (deden)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com