Kumpulkan Lagi Imam Langgar, Kyai dan Guru Ngaji

KUNINGAN (MASS) – Setelah melaksanakan serangkaian kegiatan Harlah PKB yang ke-22, H Ujang Kosasih MSi sebagai nahkoda DPC PKB Kabupaten Kuningan beserta Pengurus dan Kader PKB lainya menggelar acara puncak harlah dengan bersilaturahmi dengan para Kiai, Pimpinan Pondok Pesantren, Guru Ngaji, Guru MD, dan Para Imam Langgar.

Kegiatan tersebut dilaksanakan Minggu (26/7/2020) di kantor DPC PKB Kabupaten Kuningan dengan penuh khidmat, harapan, dan cita-cita untuk mewujudkan Kesejahteraan dan Keadilan untuk masyarakat.

“Terimakasih atas doa dan dukungan dari Para Kiai, Pimpinan Pondok Pesantren, Guru Ngaji, Guru MD, dan Imam Langgar sehingga menjadi semangat bagi kami untuk terus berjuang secara Lahiriah dan Batiniah dalam mewujudkan harapan dan cita-cita kita bersama,” ucap bakal calon bupati tersebut.

Sementara itu, rangkaian kegiatan Harlah telah digelar sejak 21 Juli lalu dengan menyebar Atribut Partai dan Jumpa Pers sebagai Media Informasi Harlah untuk masyarakat.

Selanjutnya pada 23-24 Juli melaksanakan Ziarah Kubur ke makam Deklarator PKB, Leluhur PKB, dan Leluhur Kuningan serta Agenda Mujahadah yang digelar di Kantor DPC PKB Kabupaten Kuningan.

Keesokan harinya, Sabtu (25/7/2020), diadakan santunan Anak Yatim dan Piatu, serta Pertemuan dengan Generasi Muda yang diwadahi oleh Karang Taruna.

Tidak hanya itu, DPC PKB Kabupaten Kuningan memberikan lebih dari 50 Paket Sembako untuk Para Kiai, Pimpinan Ponpes, Guru Ngaji, Guru MD, dan Imam Langgar.

“PKB akan tetap konsisten berjuang lahir dan batin dengan adanya doa dan dukungan dari masyarakat, khususnya dari Para Kiai, Pimpinan Ponpes, Guru Ngaji, Guru MD, dan Imam Langgar untuk melakukan Aksi Melayani Indonesia, khususnya masyarakat di Kabupaten Kuningan,” tandasnya.

Untuk Ketua Umum DPP PKB H A Muhaimin Iskandar dan seluruh kader PKB di seluruh Indonesia, Ujang pun meminta doa supaya disehatkan serta diberikan kelancaran dan keberkahan dalam setiap maksud dan tujuannya.

Acara penutupan harlah diakhiri do’a oleh KH Didin Misbahudin. (deden)