Kuningan Disawer Bantuan Becak Listrik Presiden, Pengamat Pertanyakan Sumber Anggaran, APBN atau Pribadi?

KUNINGAN (MASS) – Bantuan 200 unit becak listrik dari Presiden Prabowo Subianto yang baru-baru ini diserahkan kepada masyarakat Kabupaten Kuningan dengan kriteria tertentu, dinilai layak diberi dan sudah lanjut usia, masih menyisakan pertanyaan di benak banyak kalangan.

Pasalnya, bantuan becak listrik yang mungkin punya tujuan mulia itu, untuk meningkatkan tingkat kesejahteraan masyarakat, penyerahan bantuannya saat di Kabupaten Kuningan dilakukan di tempat swasta, meski dihadiri unsur pemerintah seperti Bupati hingga DPR RI dan DPRD. Pertanyaan itu, dimunculkan pengamat kebijakan public, Ketua F-Tekkad Soedjarwo.

“Jika anggarannya berasal APBN alangkah eloknya jika penyerahannya dilakukan di kantor Pemkab Kuningan (KIC) atau di Pendopo lama ( Jl. Siliwangi), dan dilakukan oleh Bupati/Wabup selaku duet Pimpinan Pemkab Kuningan,” kata Ewo, sapaan akrabnya, Jumat (11/9/2026).

Namun, kata Ewo, jika kenyataannya becak tersebut merupakan bantuan pribadi dari Presiden Prabowo yang difasilitasi oleh yayasan milik Hasim D, tentunya sah-sah saja jika perhelatan penyerahan becak listrik tersebu tidak dilakukan di fasilitas milik Pemkab Kuningan, tapi di fasilitas milik kader Partai  Gerindra yang saat ini mendapat amanah sbg Anggota DPR-RI yakni H. Rochmat Ardian.

“Guna menjawab berbagai pertanyaan dan polemik yang muncul di masyarakat terkait bantuan becak listrik, tentunya diharapkan segera muncul klarifikasi dari pihak yang berkompeten terhadap persoalan tersebut,” ucapnya.

Percakapan tentang becak listrik sendiri belakangan kembali mengemuka. Selain karena di Kabupaten Kuningan memang jarang ada yang ojek becak sebagai trasportasi umum –non wisata-, di tempat lain ada juga fenomena penerima manfaat becak malah berniat menjualnya melalui media sosial. (eki)