KUNINGAN (MASS) – Pembangunan Jalan Lingkar Timur Selatan (JLTS) Kuningan disebut tetap akan memberikan manfaat bagi masyarakat Kecamatan Darma, meski jalur itu tidak melintasi wilayah Darma secara langsung.
Camat Darma, Denny Rosmayadi MSi, mengatakan, pihaknya mendukung kelanjutan rencana pembangunan JLTS yang akan menghubungkan Ancaran – Kadugede.
“Kita sukseskan dulu jalan yang melintas, JLTS. Sukseskanlah,” ujar Denny saat membahas pembangunan jalan Tol, Jumat (2/10/2026).
Denny menjelaskan, meski Kecamatan Darma tidak menjadi wilayah yang dilintasi JLTS, masyarakat Darma tetap berpotensi merasakan dampak positif dari keberadaan jalur tersebut, terutama dalam hal kelancaran mobilitas.
Ia mencontohkan masyarakat dari arah Cirebon yang hendak menuju Darma. Dengan adanya jalur ini, kendaraan dapat memiliki akses yang lebih lancar sehingga perjalanan menuju Darma tidak harus menghadapi kepadatan lalu lintas di jalur tertentu.
“Manfaatnya pasti untuk orang Darma. Saya yakin. Kalau yang dari Cirebon mau pulang ke Darma, pasti kan lewatnya ke situ. Jadi tidak macet, menghindari kemacetan,” katanya.
Menurut Denny, keberadaan JLTS nantinya dapat membuat perjalanan dari arah Cirebon menuju wilayah Darma menjadi lebih mudah dan cepat. Akses itu dinilai dapat menjadi salah satu jalur yang mendukung konektivitas masyarakat dari wilayah utara Kuningan menuju Darma.
Di sisi lain, Kecamatan Darma sendiri memiliki sejumlah potensi wisata yang dapat ikut terdorong dengan semakin baiknya konektivitas antarwilayah.
Salah satu kawasan yang cukup dikenal masyarakat adalah Jagara, yang menjadi tempat warga dari berbagai kalangan untuk bersantai dan berkumpul, terutama pada sore hari.
Kawasan tersebut juga tidak lepas dari aktivitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Salah satu kuliner yang dikenal dari kawasan ini adalah tutut, yang menjadi bagian dari aktivitas ekonomi masyarakat sekitar. (didin)
