Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass
Notice: Trying to get property 'post_excerpt' of non-object in /home/kuninganmass/public_html/wp-content/themes/zoxpress/zoxpress/parts/post/post-img.php on line 35

Business

Kreatif, Kopi Dibikin Kerupuk, Promosinya Dibantu Mantan Wagub dan Menteri

KUNINGAN (MASS) – Sudah tahu kopi bisa dibikin camilan kerupuk? Nah kalo belum, ada baiknya nyoba camilan yang satu ini. Namanya Krupko, yup, krupuk kopi.

Cemilan buatan Lesti Shopiya ini, memang terbilang unik. Disaat kopi sebagai minuman sedang hype, warga Desa Cibeureum Kecamatan Cilimus ini, menyulap kopi sebagai camilan, sejak tahun 2019 lalu.

“Awalnya, didirikan karena ada permintaan dari salah satu konsumen,” ujarnya pada kuninganmass.com beberapa waktu lalu.

Krupko ini memang benar-benar terbuat dari campuran biji kopi. Bahkan, Lesti mengaku, kalau biji kopi yang digunakan pun, merupakan biji kopi yang sudah dipilih sebelum akhirnya dihaluskan.

“Cemilan ini unik dan tentunya beda dari cemilan yang lain. Dengan adanya komposisi kopi pada cemilan ini, penikmat bisa melakukan dua hal sekaligus, ngopi sembari ngemil, sesuai tag line kita,” jelasnya panjang lebar.

Soal pembuatan camilan dan kopi, Lesti memang punya sejarah tersendiri. Sang ibu adalah pengrajin cemilan tradisional, Rangginang. Sedang sang kakek, H Soma ternyata founder dari Kopi Cap Gunung Ciremai.

Lesti, panjang lebar bercerita mengenai usahanya tersebut. Awalnya, hanya membantu usaha sang ibu dan kakek.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Hingga pada akhirnya, salah satu rekannya menyarankan untuk membuat camilan dari kopi.

Keluarnya Krupko juga cukup panjang. Selain terus melakukan percobaan dan menyesuaikan rasa yang sesuai selera pasar, Lesti pun cukup serius dalam hal promosi di medsos dan packaging.

Lihat saja, bungkusnya yang rapih dan paduan warnanya yang pas, membuat camilan ini terlihat elegan.

“Kita ingin memperkenalkan produk lokal sehingga bisa dikenal diseluruh nusantara, dan dapat dinikmati para penikmat dan pencinta kopi dimanapun,” ujarnya penuh harap.

Camilan yang dibandrol seharga Rp20 rinu per Pcs itu, sempat terganggu karena pandemi. Meski begitu, kini Lesti sedang kembali berusaha bangkit dan menggelorakan kembali usahanya.

“Alhamdulillah kemunculan kembali kami meramaikan pasar membuat orang penasaran dengan produk kami, berawal dari Pak Indra Cahya Uno, Pak Sandiaga Salahuddin Uno (ikut mempromokan, red), Bahkan kemarin produk kami juga muncul di acara cek ombaknya bu Susi Pudjiastuti,” ceritanya lebih lanjut.

Adapun kini, Lesti menjualnya secara pribadi melalui medsos WhatsApp dan Instagram. Untuk itu, pelanggan yang ingin mencobanya bisa langsung mengirim pesan WhatsApp, di 0813-9451-2705, atau dm ke @Krupko.id, akun Instagramnya. (eki)

Advertisement. Scroll to continue reading.
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Bank Kuningan

You May Also Like

Business

SUBANG (MASS) – Komunitas pengolah produk berbahan pepaya asal Jatisari, Kree_id meluncurkan produk olahan Pepaya Kreephaay. Olahan produk makanan ringan yang bertekstur renyah berbahan...

Advertisement