Setelah Kasus Pasar Kepuh, Apakah Jalur Delman Dikaji Ulang?

KUNINGAN (MASS)- Kejadian kecelakaan di Jalan Pasar Kepuh antara delman dan motor terus diperbincangan oleh semua pihak. Ada pertanyaan yang mengemuka yakni apakah pasca kecelakaan jalur delman akan dikaji ulang?

Selama ini seperti diketahui jalur delman mendapatkan keistimewaan dari pemerintah, sehingga tidak aneh ketika ada delman melabrak jalur overboden.

“Hingga saat ini belum ada koordinasi dengan Bakorlantas terkait kelanjutan dari kejadian tabrakan delman dan motor. Apakah delman dilarang melanggar overboden atau sama seperti semula,” ujar Sekretaris Persatuan Dokar Kuningan (Perdokar), Toto kepada kuninganmass.com, Rabu (9/1/2019).

Toto mengaku, pihaknya akan patuh pada atura andai nanti delman harus mentaati aturan seperti motor dan mobil. Terkait musibah pihaknya ikut prihatin dan itu pastinya diluar kehendak semua orang.

“Untuk jalur kecelakaan di Jalan Kepuh memang terjadi penyempitan bahu jalan. Hal itu karena ada pedagang dan parkir sehingga kendaraan delman tidak leluasa seperti dulu lagi,” ujarnya.

Mengenai kusir delman banyak yang dibawah umur, Toto mengaku tidak ada. Kejadian pada Selasa hanya kebetulan karena Adit ingin membantu orang tuanya.

Terpisah, Kadishub Kuningan Dr Deni Hamdani mengaku,
prihatin ada kejadian yang sampai merengut nyawa. Terkait jalur delman tentu akan jadi bahan evaluasi Dishub.

” Kita akan tingkatkan sosialisasi ke para kusir delman maupun warga masyarakat supaya lebih hati-hati dan mematuhi peraturan lalu lintas,” jelasnya. (agus)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com