Bus Tabrak Pohon dan Gapura, Begini Penjelasan Pihak Luragung Termuda

KUNINGAN (MASS) – Pasca kejadian kecelakaan pihak Luragung Termuda angkat bicara. Direktur PT Gaya Utama Jaya H Yayan Irman Suryana menyebutkan, kondisi supir, kondektur dan penumpang yang berjumlah 7 orang selamat.

Terkait kondisi mobil menurutnya layak jalan dan ini terbukti ketika berangkat ke Bogor mobil yang dikemudikan Udin tidak mengalami kendala apa-apa. Mobil sendiri dibuat pada tahun 2012 dan selama ini melayani konsumen untuk kelas patas AC.

baca berita sebelumnya:  https://kuninganmass.com/incident/kembali-lagi-di-kedungarum-bus-kecelakaan/

“Sebenarnya mobil tidak apa-apa karena kami rutin cek setiap hari sebelum berangkat. Kejadian pada Kamis malam diluar kendali karena tiba-tiba tekanan angin menurun sehingga untuk menghindari adanya korban supir mengambil langkah terbaik.” jelas Yayan yang diamani oleh Ade pengurus PO Luragung Termuda, pada kuninganmass.com Kamis malam usai kejadian.

Yayan memberikan contoh, kejadian yang terjadi di Kedungarum seperti kejadian pecahnya ban mobil. Hal ini tidak bisa diprediksi, sehingga bukan kesalahan pada kondisi mobil  tapi memang faktor non teknis.

“Jangan salah Ayah Burit alias Udin itu merupakan salah satu supir senior kami. Apakah yang dilakukan dengan cara memilih membanting ke kiri dan menabrak pohon serta gapura sebagai bukti ia mengambil pilihan terbaik,” jelasnya.

Ade sebagi pengurus Luragung Termuda menerangkan, begitu bus mengalami kecelakaan langsung penumpang dipindahkan ke mobil elf. Sedangkan sang supir sendiri di jemput oleh pengurus lain.

“Yang terpenting semua selamat karena kalau tidak mengambil keputusan tepat maka ceritanya bisa berbeda,” jelasnya.

Sementara itu, Kanit Laka Polres Kuningan Sukma menyebutkan, supir bus sudah diamankan di Mapolres Kuningan. Untuk korban t semua selamat.

Dari pantuan kuninganmass.com saking keras benturan bagian depan bus mengalami rusak parah. Bagian kaca depan sebelah kiri dan kaca samping rusak parah. Bahkan, gapura masjid ambrol karena saking kerasnya benturan.

“Kalau malam memang hanya ada tukang bubur, tapi kalau siang ada dua pedagang. Kami bersyukur tidak ada korban. Sebenarnya warga masih truma dengan kejadian sebelumnya, eh terjadi kecelakaan lagi,” ujar Syarif Hidayat Kades terpilih Desa Kedungarum. (agus)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com