Tanah dan Ruang untuk Keadilan dan Kemakmuran

KUNINGAN (MASS)-  Bupati kuningan H Acep Purnama memimpin upacara Peringatan Hari Agraria Nasional dan Tata Ruang tahun 2018. Acara ini berlangsung di halaman Kantor Pertanahan Kuninan Kabupaten Kuningan, Senin (23/10). Semua pegawai Kantor Pertanahan Kuningan hadir termasuk Kepala Kantor Pertanahan Mulyadi Natawijaya.

Bupati Kuningan H Acep Purnama dalam kesempatan itu membaca sambutan Meteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Jalil. Tahun ini mengambil tema ” Tanah dan Ruang untuk Keadilan dan Kemakmuran”, yang mengandung makna tanah dan ruang sebagai satu kesatuan utuh yang dapat memberikan keadilan dan kemakumaran dalam penggunaan, pemanfaat, pemilikan untuk seluruh masyarakat pelaku usaha maupun negara.

Dalam upaya meningkatkan kualitas rencana tata ruang di Indonesia, Kementerian Agraria dan Tata Ruang /Badan Pertanahan Nasional sudah meluncurkan Sistem Informasi Geografis Tata Ruang (GISTARU). Sistem ini emungkinkan setiap orang dapat mengakses rencana tata ruang yang berlaku secara nasional maupun yang berlaku di setiap daerah.

Dengan terbukanya akses terhadap dokumen rencana Tata Ruang, diharapkan kesadaran masyarakat akan meningkat. Selanjutnya masyarakat berperan aktif dalam proses penyusunan rencana tata ruang dan pengawasan implementasinya.

Berkenaan dengan Legalisasi Aset melalui Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL)yang jumlah bidang tanah seluruh Indonesia ± 126 juta bidang tanah diharapkan di tahun 2025 seluruh bidang tanah telah terdaftar. Untuk melaksanakan percepatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tersebut diperlukan optimalisasi penggunaan teknologi terkini, sejalan dengan modernisasi pelayanan di Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (Kementerian ATR/BPN).

Lebih lanjut menteri menerangkan, pembangunan infrastruktur adalah prasyarat untuk peningkatan produktivitas dan daya saing nasional serta berkembangnya investasi. Salah satu kegiatan penting terkait dengan pembangunan infrastruktur tersebut adalah pelaksanaan pengadaan tanah.

Undang-undang dan peraturan yang ada telah memungkinkan pengadaan tanah yang cepat dan pasti. Oleh karena itu, dukungan Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten/Kota dan instansi lainnya menentukan suksesnya pengadaan tanah dimaksud.

Lebih lanjut dikatakan,  dalam rangka mengurangi ketimpangan struktur penguasaan, pemilikan, penggunaan tanah, pemberdayaan masyarakat dalam pemanfaatan aset tanah dan penguatan hak masyarakat atas tanah/hutan adat, pemerintah telah mencanangkan Program Reforma Agraria.

“Berkenaan dengan permasalahan dan sengketa pertanahan yang dihadapi, perlu penanganan dan penyelesaian secara komprehensif, karena banyak kasus sengketa maupun perkara pertanahan sudah banyak yang berlarut-Iarut dan menyita waktu kita. Harapannya tentu dengan terdaftarnya seluruh bidang tanah melalui PTSL dapat mencegah terjadinya sengketa di kemudian hari,” ujarnya.

Penerapan layanan terintegrasi ke dalam Online Single Submission sudah dimulai untuk layanan Izin Lokasi, Pertimbangan Teknis Pertanahan, informasi Rencana Detil Tata Ruang dan Pengaturan Zonasi. Dan ke depan, berharap agar semua jenis layanan dapat dilaksanakan secara elektronik.

“Apa yang sudah ada saat ini harus terus ditingkatkan, baik dari segi kualitas layanan, juga dengan melakukan terobosan dan inovasi-inovasi. Dalam rangka pembinaan Sumber Daya Manusia, sedang kita siapkan system penilaian kinerja berdasarkan Key Performance Indicators (KPI) yang akan menjadi dasar Kementerian ATR/BPN dalam melaksanakan rotasi dan promosi pegawai, sehingga rotasi dan promosi menjadi adil bagi pengembangan karier setiap pegawai,” ujarnya.

Sebelum mengakhiri sambutan ini, menteri  menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada para Gubernur dan bupati/walikota di seluruh Indonesia yang selama ini telah bekerja erat dengan jajaran Kementerian ATR/BPN dalam menyukseskan Program Strategis Kementerian ATR/BPN.

“Saya juga terima kasih kepada jajaran Kementerian ATR/BPN di seluruh tanah air atas dedikasi dan kerja kerasnya selama ini, serta kepada semua pihak yang telah membantu pelaksanaan program dan kegiatan Kementerian ATR/BPN. Akhirnya, saya mengucapkan Selamat Hari Agraria dan Tata Ruang Nasional, semoga Tuhan meridhoi kita semua dalam menjalankan amanah dalam rangka mewujudkan sumber daya Agraria, Pertanahan, dan Tata Ruang untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat,” ujarnya.

Sementara itu, dalam acara ini dihadiri oleh seluruh pagawai Kantor Pertahanan Kuningan. Tampak pula Kepala Kantor Pertanahan Mulyadi Natawijaya SH. Setelah itu dilakukan potonhg tumpeng dan makan bersama.(agus)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com