Ribuan Orang Rela Nonton Pacuan Kuda Meski Ada Debu Pekat

KUNINGAN (MASS) – Antusias ribuan orang untuk menyaksikan lomba pancuan kuda tradisional begitu tinggi. Ini terbukti dengan hadirnya ribuan penonton di Lapang Pacuan Kuda  Jalan Soekarno Hatta Kelurahan Cipari, Kecamatan Cigugur, pada Minggu, (22/9/2019).

Mereka rela menonoton meski dikepung debut pekat. Hal ini karena warga ingin menyaksikan hiburan yang hanya ada satu tahun sekali ini.

Pada tahun ke 12 pacukan kuda  ini diikuti oleh 80 peserta yang kebanyakan adalah para kusir delman yang mangkal di  tiap titik di kota kuda. Lomba ini bagian dari peringatan Hari Jadi ke-521 Kabupaten  Kuningan.

Tahun 2019 Pemerintah Kabupaten Kuningan melalui Dinas Pemuda dan Olah Raga (Disporapar) bekerjasama dengan PORDASI Kabupaten Kuningan. Lomba  dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Kuningan H.M. Ridho Suganda S.H MSi, turut hadir Sekda  Dr H Dian Rachmat Yanuar MSi, Asisten Daerah sekaligus Ketua PHBN Drs H Maman Hermansyah MSi, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Menurut Laporan Panitia Jaka Haerul maksud dan tujuan diadakannya pacuan kuda tradisional ini merupakan rangkaian untuk memeriahkan Harjad dan untuk meningkatkan promosi pariwisata. Selain itu untuk melestarikan budaya tradisional.

“Kegiatan ini bisa memberikan ruang dan kesempatan bagi para pembalap atau joki untuk berprestasi,” tandasnya.

Sementara itu Wakil Bupati Kuningan  mengatakan kuda telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Kabupaten Kuningan,  mulai dari delman yang menjadi angkutan khas Kuningan, maupun sebagai sarana hiburan masyarakat.

“Ada istilah “kecil-kecil kuda Kuningan, istilah tersebut sampai saat ini masih akrab didengar oleh seluruh masyarakat Kuningan, yang mempunyai makna bahwa walaupun Kuda Kuningan, tapi bisa bermanfaat sehingga menjadi penyemangat yang selalu tumbuh dalam masyarakat,” ucap wabup

Diakhiri sambutan H M Ridho berharap pacuan kuda tradisonal  ini apat menjadi ajang  uji kemampuan para joki kusir delman dan  tentu bisa menjadi hiburan untuk masyarakat. Selain itu  yang terpenting  tetap jaga keselamatan agar pacuan ini hasilnya lebih sempurna. (agus)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com