KUNINGAN (MASS) – Sejumlah wartawan yang bertugas di Kabupaten Kuningan menggelar aksi damai di depan Pendopo Kuningan, Senin (3/8/2026) siang.
Pada aksi itu, puluhan wartawan Kuningan membawa lima tuntutan, diantaranya:
- Mendesak Presiden Republik Indonesia untuk memberikan klarifikasi atas pernyataan “Londo Ireng” agar tidak menimbulkan tafsir yang beragam, memperkeruh suasana, dan menjadi persoalan baru di tengah kondisi masyarakat saat ini.
- Mendesak seluruh penyelenggara pemerintahan untuk menghormati kemerdekaan pers, tidak melakukan stigmatisasi terhadap jurnalis, serta menjamin ruang kerja jurnalistik yang bebas, profesional, dan bertanggung jawab.
- Mendesak Pemerintah Daerah dan DPRD Kabupaten Kuningan menjadikan polemik ini sebagai momentum memperbaiki pola komunikasi publik dan memperkuat kemitraan yang sehat dengan insan pers.
- Mendesak Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan untuk tidak anti kritik serta menjadikan kritik dan masukan media sebagai bahan evaluasi guna perbaikan tata kelola pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.
- Mendesak Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan agar lebih memprioritaskan penyelesaian masalah masyarakat daripada kegiatan seremonial yang tidak memberikan manfaat nyata bagi publik.
Meski aksi berlangsung damai, orang nomor satu dan dua di Kabupaten Kuningan, Dian Rachmat Yanuar dan Tuti Andriani tidak hadir menemani massa aksi.
Tampak Sekertaris Daerah Kabupaten Kuningan, U Kusmana dan Ketua DPRD Kabupaten Kuningan, Nuzul Rachdy yang menghadapi para wartawan yang mengatasnamakan Ikatan Jurnalis Siber tersebut.
Di hadapan massa aksi, Sekda menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Bupati dan Wakil Bupati Kuningan.
Sekda menyebut jurnalis adalah mitra strategis pemerintah daerah. “Kami pemerintah daerah tidak akan bisa membangun kesejahteraan masyarakat tanpa peran rekan-rekan media,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan akan menyampaikan tuntutan aksi damai tersebut ke Bupati dan Wakil Bupati Kuningan.
“Terus melakukan yang terbaik untuk pemerintah daerah Kabupaten Kuningan. Mari kita terus berkolaborasi, mari kita bersinergi agar masyarakat Kabupaten Kuningan sejahtera dan pembangunan Kabupaten Kuningan terus melesat,” pungkasnya. (didin)