CIREBON (MASS) – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Senjapreneur UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menggelar Roadshow 2 Titik Nol 10.0 di Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Perdagangan dan Perindustrian (DKUKMPP) Kota Cirebon, Rabu (30/9/2026).
Bertemakan “UMKM Tangguh di Era Digital: Optimalisasi QRIS dan Strategi Keuangan Berkelanjutan”. Kegiatan ini digelar bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan diarahkan untuk meningkatkan pemahaman peserta mengenai pengelolaan keuangan serta pemanfaatan teknologi digital dalam kegiatan usaha.
Pembina UKM Senjapreneur Diana Djuita mengatakan, Titik Nol telah menjadi agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun. Menurutnya, kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang bagi mahasiswa untuk belajar dan mengembangkan kemampuan.
“Titik Nol ini sudah menjadi agenda rutin yang diselenggarakan setiap tahunnya, yang mana ini menjadi ruang belajar bagi mahasiswa Senjapreneur,” tuturnya.
Peserta mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya mengelola keuangan usaha secara baik, memanfaatkan layanan keuangan digital, serta menyesuaikan strategi bisnis dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan pasar.
Melalui kegiatan tersebut, peserta juga didorong untuk memahami transformasi digital bukan hanya soal menggunakan teknologi dalam transaksi. Pengelolaan keuangan yang tertib dan kemampuan menyesuaikan diri dengan perubahan menjadi bagian penting agar usaha dapat bertahan dan berkembang.
Sementara itu, Dr Abdullah Mubarok berharap pelaksanaan Roadshow 2 Titik Nol 10.0 dapat memberikan manfaat bagi mahasiswa dan masyarakat di lingkungan sekitar.
“Semoga acara ini bisa berdampak baik bagi teman-teman dan lingkungan sekitar, dan acara ini dilancarkan oleh Allah SWT. Aamiin,” tuturnya.
Ketua panitia Roadshow Gilang Cikal Listanto menyebutkan kegiatan ini selain memberikan wawasan mengenai UMKM dan keuangan digital juga menjadi bagian dari proses pembelajaran bagi mahasiswa UKM Senjapreneur.
“Dalam kegiatan ini mahasiswa terlibat langsung dalam proses perencanaan hingga pelaksanaan kegiatan. Keterlibatan itu diharapkan dapat meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam bidang manajemen, kepemimpinan, komunikasi, serta pengelolaan kegiatan,” pungkasnya. (raqib)
