Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass

Law

Dari Narkotika Sampai Rokok Tanpa Cukai, Dimusnahkan Kejari

KUNINGAN (MASS) – Beragam barang bukti dan rampasan yang berkekuatan hukum tetap (incraht), dimusnahkan Kejaksaan Negri (Kejari) Kuningan pada Rabu (12/10/2022) siang.

Pemusnahan itu, dilakukan oleh Kepala Kejari Kuningan Dudi Mulya Kudumah SH MM didampingi Kasi Barang Bukti dan Barang Rampasan Aistah Paramitha SH.

Menyaksikan kegiatan tersebut, Kasi Tindak Pidana Umum (Tipidum) Ikhsan SH MH serta Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Haris SH MH serta para pegawai Kejari Kuningan.

“Pemusnahan barang bukti ini merupakan salah satu kegiatan yang ada di bidang Barang Bukti dan Barang Rampasan,” ujar Dudi Mulya Kusumah.

Adapun, barang bukti yang dimusnahkan mulai dari narkotika, rokok tanpa cukai serta barang bukti kasus lainnya yang sudah berkekuatan hukum tetap (incrhat).

Berikut rincianya :
Narkotika = 13 Perkara
Pidana Khusus (Pidsus) = 1 Perkara
Tindak Pidana Ringan (Tipiring) = 8 Perkara
Orang dan Harta Benda (Oharda) Tindak Pidana Umum Lainnya (TPUL) yang menganggu Keamanan Negara dan Ketertiban Umum (Kamnegtibum) = 24 Perkara
(eki)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement
Advertisement

You May Also Like

Headline

KUNINGAN (MASS) – Tersangka tindak pidana korupsi PT Pegadaian Cabang Cilimus, resmi ditahan hari ini, Rabu (11/1/2023) oleh Jaksa Penyidik Tindak Pidana Khusus Kejaksaan...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Kejaksaan Negri (Kejari) Kuningan memastikan pihaknya terus melakukan kerja-kerja hukum secara profesional. Hal itu, diungkapkan Kepala Kajari Kuningan Dudi Mulyakusumah SH...

Law

KUNINGAN (MASS) – Penanganan dugaan kasus pemotongan Bantuan Provinsi (Banprov) Pekarangan Pangan Lestari (P2L) yang disalurkan melalui Diskatan Kabupaten Kuningan, masih belum nampak terang...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Mengutip kinerja Kejaksaan negeri Kuningan yang seakan-akan tutup mata, dan tutup telinga dalam penyelesaian kasus P2L (Pekarangan Pangan Lestari) menjadi suatu...

Advertisement