Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass

Anything

Dari Kuningan ke Majalengka, Pengabdian Bersama Lansia

KUNINGAN (MASS) – Mahasiswa Prodi S2 serta dosen Kesehatan Masyarakat STIKes Kuningan menggelar pengabdian masyarakat bersama lansia (lanjut usia) di Desa Jatipamor Kecamatan Panyingkiran, Majalengka beberapa waktu lalu, tepanya Selasa (10/6/2021).

Civitas akademik Stikes, melakukan pengabdian tersebut di balai desa setempat bekerjasama dengan pemdes dan puskesmas.

Pengabdian bersama lansia ini, ditujukan pada masyarakat yang dinilai beresiko tinggi terhadap covid-19.

Disebutkan dosen prodi Kesmas, Prof Dr Hj Dewi Laelatul Badriah M Kes kegiatan pengabdian memang rutin dilakukan.

Disebutkan pihaknya, Covid-19 merupakan penyakit yang menyerang sistem pernafasan.

Infeksi ini dapat menyerang siapa saja mulai dari bayi, anak-anak, orang dewasa hingga orang yang telah berusia lanjut.

Di seluruh dunia, masih menurut pihaknya, tercatat bahwa tingkat kematian akibat Covid 19 pada usia 50-69 tahun adalah sekitar 0,31-1%,.

Sementara pada usia 70-79 tahun tingkat kematian naik menjadi 2,95% dan pada usia 80-90 tahun, tingkat kematian mencapai 4,47%.

“Dengan adanya kegiatan pengabdian masyarakat ini, harapan dari kami semua kepada masyarakat khususnya lansia agar selalu menerapkan prokes, dan tidak takut lagi untuk di vaksinasi,” ucap Prof Dewi.

Sementara itu, salah satu mahasiswa Prodi S2 Kesehatan Masyarakat Nur Arofah, menyebutkan bahwa kegiatan ini telah berkoordinasi dengan Kepala UPTD Puskesmas Panyikiran dan Pemerintah Desa Jatipamor.

“Kegiatan pengabdian masyarakat ini, kami tidak hanya melakukan penyuluhan saja, tetapi kami juga membuka stand untuk pengecekan gula darah gratis kepada lansia, juga memberikan masker secara gratis kepada masyarakat yang hadir,” ujarnya.

Kepala UPTD Puskesmas Panyingkiran Yullinar Sembiring, berharap kepada seluruh warga khususnya lansia yang berada di Desa Jatipamor agar tidak termakan issu atau hoax yang membuat masyarakat takut untuk di vaksinasi.

“Dari 245 lansia yang menjadi target sasaran vaksin tahap pertama untuk mendapatkan kekebalan imun, tetapi yang datang dan berhasil di vaksinasi ada sekitar 50 lansia,” sebutnya.

Kepala Desa Jatipamor Amin Mulyanan mengatakan adanya pengabdian masyarakat dari Prodi Kesehatan Masyarakat ini dapat memberikan kontribusi dalam bidang kesehatan kepada masyarakatnya.

“Mewakili pemerintah Desa Jatipamor saya mengucapkan terima kasih kepada Dosen dan Mahasiswa Program S2 Kesehatan Masyarakat STIKes Kuningan yang telah memberikan dampak positif dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini,” imbuhnya. (Eki)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Bank Kuningan

PKB

PD

PAM

Advertisement
Advertisement
Advertisement

You May Also Like

Government

KUNINGAN (MASS) – Pelaksanan Festival Waduk Darma sukses menyedot ribuan opengunjung karena digelar fun bike, lari wisata, lomba layang-layang hias, burung merpati dan lomba...

Government

KUNINGAN (MASS)- Festival Waduk Darma menyisakan masalah terutama kerugikan yang ditanggung oleh pihak Perumda AU sebagai pengelola waduk. Hal ini karena penonton yang membludak...

Religious

KUNINGAN (MASS)_ 🗓Senin, 11 Rabi’ul Awwal 1443 H / 18 Oktober 2021 M 🍂🌻 Hikmah Hari Ini🌻🍂 📚‏عن عمرَ بنِ الخطابِ رضي الله عنه...

Government

KUNINGAN (MASS)-  Kabar baik terus datang dari update covid-19.   Untuk Senin  (18/10/2021) tidak ada kenaikan kasus positif. Sedangkan pasien sembuh juga tidak ada ...

Advertisement