Ini Alasan PLN Mengenai Listrik Sering Padam di Kuningan

KUNINGAN (Mass)-  Dalam dua bulan ini warga Kabupaten Kuningan dibuat greget dengan seringnya listrik padam. Bukan hanya menghambat aktivitas, tapi juga membuat barang elektronik di rumah cepat rusak. “Mau greget gimana  lagi usaha jualan,  eh listrik mati. Atuh kulkas cepat rusak kalau gini terus mah dan sudah ada satu kulkas  yang rusak. Semoga PLN mendengarkan … Baca Selengkapnya

Bupati Puji UPK Mekar Mandiri

KUNINGAN (Mass) – Bupati Kuningan H Acep Purnama MH memuji Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Mekar Mandiri Kecamatan Cigandamekar yang mampu memiliki kantor dengan bangunan yang cukup megah. Orang nomor satu di kota kuda itu berharap dengan adanya kantor baru  lebih memberikan motivasi serta memberikan pelayanan yang lebih baik lagi bagi masyarakat. Kedepan Acep berharap diseluruh … Baca Selengkapnya

Bakal Calon Bupati Ini Bertandang ke Kantor kuninganmass.com

KUNINGAN (Mass) Kantor media online kuninganmass.com di gedung Grand Baraya Jl RE Martadinata No 24 Ancaran Kuningan, Minggu (22/1/2017) sore kedatangan tamu dari Jakarta, HT Mamat Robby Suganda MAP. Pengusaha pituin Kuningan asal Desa Dukuh Tengah Kecamatan Maleber itu mencoba memberikan support atas soft launching portal yang mengangkat berita seputar Kabupaten Kuningan tersebut. “Saya mengucapkan … Baca Selengkapnya

Potensi Zakat di Kuningan Rp12 Miliar, Hasilnya Berapa Yah?

KUNINGAN(Mass)- Potensi pendapatan zakat dalam setahun di Kabupaten Kuningan mencapai Rp12 miliar. Namun, sayangnya dari potensi yang besar itu baru terhimpun Rp3 miliar/ tahun. Selama ini Baznas Kuningan sudah berkerja semaksimal mungkin. Namun, kendalanya adalah kesadaran dalam membayar zakat masih minim. “Seharusnya melihat potensi sebulan Rp1 miliar maka setahun Rp12 miliar. Namun kenyataannya hanya Rp3 … Baca Selengkapnya

Awalnya Ragu, eh Jadi Ketagihan

KUNINGAN(Mass)- Ketika pertama kali terjun ke duni model,  Viona Fitrya mengaku sempat ragu. Namun, dorong kuat  dari keluarga dan teman-teman membuatnya semangat menggeluti dunia modeling.

Berkat totalitas dan kerja keras akhirnya berbagai tropi diraihnya. Meski sudah banyak berprestasi tidak membuat dara yang dipanggil Vio ini besar kepala justru apa yang diraihnya membuat ia semakin semangat.

“Untuk menjadi model professional, cantik saja tidak cukup. Tetapi perlu diimbangi dengan wawasan yang luas, sikap dan kepribadian yang baik serta mampu menempatkan diri dalam lingkungan dan  tidak mudah terbawa arus negatif,” ujar dara kelahiran 13 Februari 2001 itu.

Anak kedua dari pasangan Dedi Junaedi dan Yati Rusmiyati itu, bersyukur memiliki kedua orang tua yang selalu mendukung. Begitu juga saudara dan teman-teman.

Belum lama ini Vio mendaptakan prestasi di Kabupaten Karawang. Ia tidak menyangkan dapat meraih prestasi karena saingannya banyak.

Selain prestasi itu, berikut prestasi yang pernah diraihnya diantaranya Juara Umum Boy And Girl Next Supermodel Competition, Juara 2 Fashion Show Busana Muslim AS Putra Kuningan, Juara 2 Photogenic Brand Fashion CCM Manajement Jakarta. Kemudian,  The Best Performance Model di Karawang, The Best Talent Merah Putih Wonderland Karawang , Juara Harapan 1 D’Icon Talent Hunt Bandung dan Juara Harapan 2 Busana Muslim Ramadhan Kabupaten Kuningan.

Prestasi tersebut diraihnya dalam kurun waktu 5 bulan saja sejak terjun ke dunia modeling. Bagi Vio, dunia modeling selain untuk prestasi juga membentuk kepribadiannya supaya lebih baik lagi, mempunyai mental yang bagus, rasa percaya diri, selain tentunya menyalurkan bakat seni tampil di panggung catwalk maupun sorotan kamera.

Rasa percaya dirinya memang semakin meningkat, mendapat banyak teman dan keluarga baru. Namun ia juga harus pandai membagi waktu antara sekolah dan hobinya itu.

“Aku tetap menomorsatukan sekolah kok, Modeling hanya sebagai pengembangan diri dan penyaluran hobi aja, selain itu juga memanfaatkan waktu untuk hal positif” ujar siswi yang duduk dibangku Kelas X SMK Auto Matsuda Kuningan itu.

Dari modeling banyak mengambil positifnya, seperti sejak dini membiasakan hidup disiplin terutama dalam membagi waktu antara kewajibannya sebagai pelajar. Kemudian,  berlatih modeling seminggu tiga kali, dan juga olah raga  renang.(agus)

 

 

PKK Diajak Ikut Perangi Narkoba

KUNINGAN (Mass)- Tingginya angka prevalensi penyalahguna narkoba yang kini mencapai 2,8 persen atau sekitar 5 juta jiwa, menjadi keprihatinan bersama. Tidak hanya BNN sebagai aparat pemerintah, namun juga menjadi tanggung jawab seluruh masyarakat hingga skala terkecil yaitu keluarga. PKK Kramat Mulya diajak kerjasama oleh BNN untuk ikut serta menyosialisasikan bahaya narkoba kepada sejumlah keluarga melalui … Baca Selengkapnya

Ayo Jadikan Donor Darah Sebagai Gaya Hidup!

KUNINGAN (Mass)- Bupati Kuningan H Acep Purnama MH mengimbau kepada seluruh warga Kuningan  untuk menjadikan donor sebagai gaya hidup. Bukan hanya gaya hidup saja tapi juga kebutuhan. “Darah itu sangat dibutuhkan maka mulai dari sekarang mari sering-sering melakukan donor. Setetes darah dari kita akan menyelamatkan nyawa banyak orang,” tandas Acep pada saat melantik Kepala Markas … Baca Selengkapnya

Hujan Sebentar, Langsung Banjir Dimana-mana

KUNINGAN (Mass)- Akibat drainase yang buruk setiap  turun hujan ruas jalan yang ada di Kabupaten Kuningan kerap digenangi air. Bahkan, ketika hujan deras terus mengguyur    menjadi banjir. Situasi ini banyak dikeluhkan warga dan pengendara. Namun, sayangnya tidak ada tindakan nyata dari instansi terkait mengenai masalah ini. Padahal, dengan drainase  yang tidak berfungsi bukan hanya menyebabkan … Baca Selengkapnya

Fasilitas Belum Lengkap, KRK Belum Layak Dibuka untuk Umum

KUNINGAN (Mass) –  Disela-sela kesibukannya sebagi orang nomor satu di kota kuda, Bupati Kuningan H Acep Purnama MH menyempatkan berkunjung ke Kebun Raya Kuningan. Acep ingin mengetahui dari dekat bagaimana perkembangan kebun raya yang luasnya mencapai 154 Ha itu. Yang menjadi sorotan mantan wakil bupati diera  almarhum Bupati Utje itu adalah masalah jalan utama di … Baca Selengkapnya

Waduh! 7 Ton Ikan di Waduk Darma Mati

KUNINGAN (Mass)-  Kematian ikan secara masal di kolam jaring apung (KJA)  Waduk Darma kembali terjadi. Kejadian ini akibat cuaca yang ekstrim. Menurut Ketua Kelompok Masyarakat Pengawas Perairan Umum Jawa Barat Umar Hidayat, ikan yang sudah mati akibat cuaca buruk itu sebanyak 7 ton. Kejadiannya pada Minggu malam sekitar jam 23.30 WIB. Kematian ikan mas kata … Baca Selengkapnya