Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass

Headline

Anggota Dewan yang Tengah Berduaan di Rumah Warga Ngakunya Mau Reunian

KUNINGAN (MASS) – Insiden anggota dewan yang dilaporkan warga tengah berdua ternyata ngakunya akan reunian dengan temannya.

Hal ini berdasarkan pengakuan dari Kades Kutakembaran Kecamatan Garawangi Anton kepada kuninganmass.com, Senin (9/8/2021) malam.

“Ngakunya mau reunian, dia masuk ke rumah ibu EN berduaan. Meski di dalam rumah ada satu anak yang punya rumah. Tuan rumah sedang berbelanja ke Kuningan,” ujar Anton.

Ternyata keberadaan anggota dewan inisial IF bersama dengan perempuan yang bukan istrinya itu, diketahui oleh warga.

Karena dianggap mencurigakan dan tidak dikenal akhirnya dilaporkan ke pemdes. Untungnya dua warga yang melapor (masih saudara yang punya rumah) itu tidak main hakim sendiri.

“Saya melarang ke Otong jangan main hakim sendiri karena urusannya bisa panjang dan saya memerintahkan dua hansip untuk membawa satu pasang bukan muhrim ke balai desa,” ujarnya lagi.

Usai dibawa, warga berkumpul di balai desa. Selaku kades langsung meminta KTP ternyata dua-duanya warga Desa Sukamulya Kecamatan Garawangi.

“Di KTP profesinya adalah guru, saya baru ngeuh ternyata anggota dewan setelah mereka berdua pulang,”  jelasnya.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Begitu mengetahui itu warga Sukamulya, pihaknya menelpon kades dan langsung datang.

“Saya serahkan ke kadesnya dan langsung dimintai keterangan di lantai atas,” ujarnya lagi.

Baca juga: https://kuninganmass.com/ini-penjelasan-if-pasca-kasus-di-desa-kutakembaran/

Usai meminta keterangan, Kades O Sukarsa langsung meminta maaf dan dua orang bukan muhrim itu juga membuat surat pernyataan.

“Masalah maaf mah gampang kepada saya mah tapi kan warga,” ujarnya lagi.

Anton juga bertanya ke yang punya rumah dan benar ngakunya habis dari Kuningan.

“Warga taunya rumah itu kosong dan orangnya selalu di Jakarta. Kami berharap kejadian menjadi pembelajaran kalau bertamu tidak ada tuan rumah jangan di dalam untuk menghindar fitnah,” pungkasnya. (agus)

Advertisement. Scroll to continue reading.
2 Comments

2 Comments

  1. Pingback: Ini Penjelasan IF Pasca Kasus Di Desa Kutakembaran – Kuningan Mass

  2. Pingback: Kades Sukamulya: Kan Harus Ada Saksi Tidak Bisa Asal Menuduh – Kuningan Mass

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Advertisement
Advertisement
Advertisement

You May Also Like

Government

KUNINGAN (MASS)- Kelangkan minyak goreng di pasaran baik itu di pasar tradssional maupun pasar modern membuat masyarakat  menjerit. Bukan hanya konsumen tapi juga penjual...

Government

KUNINGAN (MASS)-  Untuk  update  corona  Senin (7/2/2022)  kembali terjadi penambahan kasus positif covid sebanyak 30  orang, sehingga kasus positif menjadi 168 orang. Dalam tujuh ...

Education

KUNINGAN (MASS) – Akhir pekan Januari ini, puluhan mahasiswa Universitas Islam Al-Ihya (Unisa) Kuningan mengikuti bedah buku “History of The Arabs” tulisan Philip K...

Government

KUNINGAN (MASS)- Perhatian kepada mantan naripidana teroris yang sudah insyaf dari pemerintah sangat besar. Sebagai bukti Ruswandi  warga Desa Susukan Kecamatan Cipicung mendapatkan bantuan...

Advertisement