Karena Pandemi Arifin Buka di Kuningan, Gado-Gadonya Emang Beda, Wajib Coba!

KUNINGAN (MASS) – Bagi anda pemburu kuliner, Gado-Gado yang satu ini wajib sih dicoba. Namanya Gado-Gado Maleber nya Arifin, lelaki asal Desa Buniasih Kecamatan Maleber.

Gado-Gadonya itu, terletak di Jalan Daeng Sutigna, Desa Kertawangunan Sindangagung sebelah barat Disnaker Kuningan. Gado-Gado yang satu ini sangatlah komplit. Meski hanya dijual via gerobak sederhana, soal rasa ya boleh dicoba.

Arifin sendiri mengaku dulunya berjualan di Jakarta. Sebab pandemi inilah, mulai Agustus lalu dirinya pulang kampung dan berjualan di Kuningan. Meski pindah lokasi, nampaknya resep ala ibu kotanya tidak berubah.

“Kalo kebanyakan di Kuningan kota mah Gado-Gado na pake wortel. Kita nggak. Terus kita pake lontong, bukan kupat. Apalagi yang pake piser (gendar sejenis pengawet dan pengenyal, red),” sebutnya Jumat (11/12/2020) sore.

Menurutnya, beberapa orang yang selektif sangat anti dengan piser. Di Gado-Gadonya itu, isinya terbilang lebih lengkap, ada kentang, labu siem, tahu, tempe kol mentah, timun, toge hingga kankung.

“Cuman kita gak pake telor aja, karena kan masalah harga,” tuturnya.

Kuninganmass.com sendiri, mencoba mencicipinya langsung. Bumbunya yang tidak terlalu kental, bumbu kacang, sangat terasa. Apalagi, harganya sangat terjangkau. Hanya 10 ribu tanpa lontong, 12 ribu pakai lontong.

“Bahkan kadang ada yang minta 7 atau 8 ribu, ya kita kasih,” tuturnya.

Dirinya biasanya mulai berdagang sejak pukul setengah sembilan (siap melayani, red), dan tutup sekitar pukul 3 sore. Arifin mengaku, di Kuningan pun kini pasar cukup terbentuk, hanya harganya memang tidak setinggi di Jakarta. Arifin berharap, kedepannya bisa terus berkembang lebih besar. (eki)