Penuhi Perairan Waduk Darma, Pemkab Bakal Lakukan Gerakan Pembersihan Eceng Gondok Pada Jumat Besok!

KUNINGAN (MASS) – Keberadaan eceng gondok di Waduk Darma, sudah dalam tahap sangat menganggu. Hektaran hamparan air nampak tertutup hijau oleh tumbuhan tersebut. Akibatnya, selain menganggu pemandangan, membuat rute perahu dan sarana yang bergerak di atas air juga menjadi sangat terbatas.

Kondisi itulah yang segera direspon Pemerintah Kabupaten Kuningan. Gerakan penanggulangan eceng gondok di Waduk Darma, rencananya akan segera digelar pada Jumat (12/6/2026) besok pagi.

Jadwal tersebut disepakati dalam rapat koordinasi penanggulangan eceng gondok yang dipimpin Sekda Kabupaten Kuningan, U Kusmana S Sos M Si, pada Rabu (11/6/2026) keamrin di Waduk Darma. Rapat koordinasi itu diikuti lintas sektor mulai dari Pemkab Kuningan, BBWS, TNI, Polisi, Camat, Kepala Desa penyangga Waduk Darma, dan pengusaha sekitar waduk.

Pasca rapat koordinasi, Sekda Uu mengaku, dirinya ditugasi Bupati untuk memimpin penanggulangan eceng gondok, karena Bupati Kuningan prihatin atas kondisi Waduk Darma. Dimana, eceng gondok ternyata tumbuh lebih sangat cepat, dan menutupi perairan Waduk Darma.

“Alhamdulillah saya kumpulkan, mulai dari Kodim, Polres, dinas terkait ada pecinta alam, BBWS, BPBD, dan sebagainya kita undang termasuk kuwu dan pengusaha. Kemudian tadi ada beberapa kesepakatan, kita akan (pembersihan) mulai Hari Jumat,” kata U Kusmana.

Dalam rapat tersebut, sejumlah kekuatan sudah dianggap siap, baik personil, peralatan, transportasi maupun logistic.  Rencananya, aksi pembersihan eceng gondok akan dilakukan mulai pukul 6.30 WIB dengan didukung Dandim Kuningan. Selain itu, para kepala desa juga akan bertanggung jawab pembersihan eceng gondok di wilyah masing-masing.

“Tidak hanya disini, kedepan ada kajian atau seperti apa (untuk penanggulangannya). Jangka pendeknya gerakan ini, (target jangka) menegangahnya akan mitigasi berbagai kjian agar tidak tumbuh, (dan target) jangka panjangnya (harus) solusi (konkrit dan komprehensif),” kata Uu.

Dani Ramdhani S Par, Kepala Departemen Optimalisasi Asset PT Jaswita Jabar (Perseroda).

Sementara, PT Jaswita Jabar (Perseroda), dalam rapat koordinasi tersebut menyatakan kesiapannya mendukung dan mengapresiasi kegiatan, dengan menyiapkan 300 kotak makanan untuk personel yang turun ke Waduk Darma.

Kepala Departemen Optimalisasi Asset PT Jaswita, Dani Ramdhani S Par, mengaku keterlibatan Jaswita ini diharapkan tidak sekedar membantu logistic, tapi juga menjadi semangat dan ruh pariwisata di sekitar Waduk Darma. Selain support logistic, pihaknya juga akan menurunkan personel ke lapangan.

Ia menjelaskan, alasan kenapa eceng gondok harus ditanggulangi karena beberapa alasan. “Mengganggu secara pemandangan, mempercepat kikisan pada besi, mempercepat pendangkalan dan ini berbahaya bagi Waduk Darma. (Selain itu, sarana yang ada seperti banana boot, rute perahu) jelas terganggu,” ucapnya.

Meski begitu, dalam jangka panjang, Dani Ramdhani menilai eceng gondok kedepan bisa saja berbalik menjadi solusi bernilai ekonomi, misal dengan menjadikan event lomba mengambil eceng gondok, event lokal yang khas. Atau bisa juga jadi solusi ekonomi kreatif dengan bahan utama eceng gondok. (eki)