Wabup Tuti Sebut VIK Rendezvous ke-15 Jadi Ajang Pembinaan, Diikuti Ratusan Klub Futsal Dari Berbagai Daerah

KUNINGAN (MASS) – Pertandingan futsal VIK Rendezvous ke-15 kembali digelar tahun ini. Ajang tersebut tidak hanya menjadi pertandingan antar klub, tetapi juga menjadi ruang bagi para pemain muda untuk menunjukkan kemampuan dan mencari pengalaman bertanding.

Turnamen tersebut diikuti sejumlah klub dari berbagai daerah. Peserta tidak hanya berasal dari Kabupaten Kuningan, tetapi juga datang dari wilayah Majalengka, Cirebon dan daerah lain di sekitar wilayah Ciayumajakuning.

Wakil Bupati Kuningan Tuti Andriani melihat perkembangan futsal di Kabupaten Kuningan cukup besar. Banyaknya klub yang aktif dinilai menjadi modal penting untuk menemukan pemain-pemain potensial.

“Ini ternyata saya kira dari klub Kuningan. Ternyata ada beberapa dari Kabupaten Majalengka, Cirebon dan wilayah tiga,” ujarnya kepada kuninganmass.com pasca menyerahkan hadiah kepada para juara.

Menurutnya, pertandingan seperti VIK Rendezvous dapat menjadi salah satu tempat munculnya bibit atlet futsal. Para pemain tidak hanya mendapatkan kesempatan bertanding, tetapi juga bisa mengukur kemampuan mereka saat menghadapi tim dari daerah lain.

“Dari event-event seperti ini muncul bibit-bibit atlet. Jadi luar biasa, potensi pemainnya ternyata banyak,” tandasnya.

Perkembangan tersebut semakin terlihat dari banyaknya klub futsal yang berada di Kabupaten Kuningan. Berdasarkan data yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, jumlah klub futsal di Kuningan disebut mencapai sekitar 215 klub dari berbagai tingkatan.

“Kurang lebih itu ada 215 klub. Luar biasa, tidak terlihat kalau tidak ada event-event seperti ini,” ungkapnya.

Harapan ke depan, pembinaan tersebut tidak berhenti pada kompetisi tingkat daerah. Pemain-pemain yang memiliki kemampuan diharapkan dapat berkembang hingga mampu memperkuat klub pada level yang lebih tinggi.

“Harapannya ada tim futsal Kuningan yang bisa masuk nasional dan menjadi juara. Proton bisa masuk Liga 2, kemudian Liga 1,” pungkasnya. (raqib)