Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Harga Baru Sudah Berlaku di Kuningan

KUNINGAN (MASS) – Harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax resmi mengalami kenaikan dan mulai diberlakukan. Salah satunya di SPBU 502 Kertawangun yang kini menjual Pertamax seharga Rp16.250 per liter dari sebelumnya Rp12.300 per liter.

Staf Administrasi SPBU 502 Kertawangun, Rani, membenarkan adanya penyesuaian harga tersebut. Menurutnya, meski Pertamax mengalami kenaikan cukup signifikan, harga Pertalite masih tetap berada di angka Rp10.000 per liter.

“Betul perkawis Pertamax naik, teras upami Pertalite ngga ada kenaikan,” ujar Rani, Rabu (10/6/2026).

Ia menjelaskan, SPBU 502 Kertawangun saat ini hanya menyediakan beberapa jenis BBM, yakni Pertamax, Pertamina Dex, Bio Solar, dan Pertalite.

Diketahui, kenaikan harga tersebut merupakan bagian dari penyesuaian harga BBM nonsubsidi yang dilakukan PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Patra Niaga. Kebijakan baru itu mulai berlaku pada 10 Juni 2026.

Selain Pertamax yang naik dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter, harga Pertamax Green juga mengalami kenaikan dari Rp12.900 menjadi Rp17.000 per liter. Sementara itu, harga Pertamax Turbo masih bertahan di Rp20.700 per liter.

Untuk produk solar nonsubsidi, harga Dexlite tetap berada di angka Rp23.000 per liter dan Pertamina Dex dipatok Rp24.000 per liter. (didin)