KUNINGAN(MASS) – Manajemen Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kuningan tidak hanya membenahi fasilitas fisik dapur umum mereka menjadi lebih higienis. Pihak Lapas memberdayakan para narapidana yang memiliki bakat memasak untuk menjadi koki di dapur yang baru.
Para narapidana pilihan ini ditugaskan untuk mengolah dan menyajikan makanan sehat setiap harinya. Mereka bertanggung jawab memenuhi kebutuhan pangan bagi seluruh penghuni Lapas Kuningan yang saat ini tercatat berjumlah 499 orang.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat, Kusnali, menegaskan pelibatan warga binaan di dapur sudah menjadi standar baku. Namun, proses pemilihan narapidana yang bertugas di bagian dapur dilakukan secara lebih selektif.
“Betul kita di semua lapas ini dalam pengolahan bahan makanan memberdayakan warga binaan, tentunya warga binaan yang ditunjuk, kita lakukan assessment,” tuturnya saat meresmikan Dapur Sehat Selaras pada Jumat (22/5/2026)
Setelah lolos asesmen, para narapidana ini kemudian diberikan pelatihan khusus mengenai tata cara pengolahan makanan yang baik. Mereka dibekali ilmu dasar memasak yang higienis agar hidangan yang disajikan terjamin kebersihannya.
“Yang kedua tentu diberikan pelatihan cara pengolahan makanan yang baik sehingga mereka bergerak itu memang ada dasar, disamping itu juga ada sertifikat layak higienis, layak penjamah,” pungkasnya.
Para narapidana memiliki keterampilan baru yang bermanfaat sebagai modal bekerja setelah bebas nanti. Di sisi lain, asupan makanan yang enak dan bersih dapat menjaga kesehatan 499 warga binaan di dalam Lapas. (raqib)