KUNINGAN (MASS) – Sebuah undangan minum kopi yang seharusnya menjadi ajang silaturrahmi berubah mencekam di Kecamatan Cibeureum, Kabupaten Kuningan, Selasa (12/5/2026). Jaja Jamaludin (35) warga Desa Cibingbin kini harus terbaring lemah dengan luka sabatan serius oleh rekannya sendiri, AN (25).
Peristiwa tragis itu bermula ketika Jaja menerima undangan dari AN untuk sekedar ngopi ke rumahnya. Setibanya dirumah pelaku sekitar pukul 12.00 WIB, Jaja langsung disambut ayunan golok yang membuat situasi mencekam.
Kasat Reskrim Polres Kuningan, AKP Abdul Aziz, membenarkan adanya peristiwa tersebut. “Benar, telah terjadi penganiayaan di dalam rumah terlapor (AN),” ujarnya kala dikonfirmasi, Rabu (13/5/2026).
AKP Abdul Aziz mengungkapkan kejadian ini bermula ketika korban menerima undangan dari pelaku untuk ngopi di rumahnya.
“Awalnya korban diundang oleh pelaku untuk minum kopi bersama. Tapi, sesampainya di lokasi, pelaku justru mengambil sebilah golok dan langsung menyerang korban secara membabi buta ke arah tubuh korban,” jelasnya.
Akibat serangan itu, korban mengalami luka yang cukup parah di beberapa bagian tubuh.
“Berdasarkan laporan medis, korban menderita luka robek di kepala sebelah kiri dan tangan kanan. Kondisi paling parah pada jari kelingking tangan kanan dan jari jempol tangan kiri yang dilaporkan hampir putus akibat sabetan senjata tajam,” tuturnya.
Menurutnya, dalam kondisi luka, korban berhasil menyelamatkan diri dan keluar rumah untuk meminta bantuan. Warga yang melihat kejadian tersebut langsung mengevakuasi korban ke Puskesmas Kecamatan Cibeureum untuk mendapatkan penanganan medis intensif.
Lebih lanjut, AKP Abdul Aziz menyampaikan, usai kejadian tersebut pelaku langsung melarikan diri ke arah hutan Desa Cimara, dan dilakukan pengejaran. (didin)