KUNINGAN (MASS) – Sebanyak 158 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Kuningan tercatat di Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan, hampir seluruhnya telah mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Hingga 12 Maret 2026, hanya tersisa satu dapur yang belum memiliki sertifikat tersebut.
Berdasarkan Data Pembinaan SPPG Kabupaten Kuningan per 12 Maret 2026, tercatat sebanyak 157 dapur telah beroperasi dari total 158 yang ada. Dari jumlah tersebut, 145 dapur telah mengajukan permohonan SLHS, dengan 131 sertifikat sudah terbit dan 14 lainnya masih dalam proses.
Selain itu, sebanyak 146 dapur telah melalui Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL), dan 139 dapur sudah menjalani tahap sampling serta pemeriksaan laboratorium. Saat ini, 14 dapur masih menunggu hasil uji laboratorium.
Kepala Bidang Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan, Idik Sidik mengatakan, dapur yang belum memiliki SLHS saat ini sedang dalam proses pengajuan.
“Per tanggal 12 Maret, (ada 13 dapur yang masih dalam tahap pengajuan SLHS),” ujar Idik, kala dikonfirmasi, Rabu (25/3/2026).
Ia juga membenarkan bahwa ada dapur yang sempat dihentikan sementara operasionalnya karena belum mengantongi SLHS. Namun, jumlahnya hanya satu lokasi.
“Yang dihentikan sementara hanya satu yang belum memiliki SLHS, yang di Citapen, sekarang dalam proses, minggu ini insyaallah keluar SLHS-nya. Sisanya ada yang belum memiliki IPAL dan ada yang blum memili ruang buat karyawan (MES),” kata Idik.
Lebih lanjut, Idik menyampaikan total 158 dapur ini data yang masuk ke Dinas Kesehatan. Mengenai total keseluruhan hingga dapur yang baru terdaftar, kata Idik data tersebut ada di Korwil SPPI.
“Data di saya yang masuk (ke Dinas Kesehatan). Kalau yang jumlah total berapanya ada di koordinator dapur (Korwil SPPI), itu gak tau, kan ada yang baru daftar dicatat tapi memang belum dipastikan bikin dapurnya itu yang tau hanya di koordinator,” tuturnya.
Sementara itu, Kala dikonfirmasi Korwil SPPI Kabupaten Kuningan Nissa Rahmi, belum memberikan keterangan mengenai jumlah keseluruhan dapur yang ada di wilayah Kabupaten Kuningan. (didin)













