Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass
Klarifikasi penyelenggaraan Jumatan di Musala Ar Rahmat. (Foto: eki)

Religi

MUI Panggil DKM Ar-Rachmat untuk Klarifikasi soal Jumatan, Ini Hasilnya…

KUNINGAN (MASS) – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kuningan mengundang para tokoh agama, termasuk ormas dan DKM Ar Rahmat Pendopo Kuningan, untuk melakukan klarifikasi soal penyelenggaraan Jumatan, Selasa (24/2/2026) kemarin.

Dalam klarifikasi di kantor MUI Kuningan itu, para ulama mengutarakan pandangan soal penyelenggaraan Jumatan di Musala Ar Rahmat, yang dianggap menimbulkan reaksi karena sangat dekat dengan masjid lain.

Pandangan tentang penyelenggaraannya juga beragam. Ada yang mengutarakan sesuai hukum fiqh, hingga dampak sosial yang akan ditimbulkan, jika Musala Ar Rahmat yang notabene di Pendopo, tetap digelar Jumatan. Ada yang berpendapat membiarkan, ada juga yang cukup bersikukuh hendaknya tidak dilakukan.

Sampai akhir diskusi, belum ada kesimpulan tetap yang diambil soal penyelenggaraan Jumatan. Pasalnya, ada Fatwa MUI no 1 tahun 2020 tentang penyelenggaraan Shalat Jumat lebih dari satu lokasi dalam satu desa/kelurahan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Ketua MUI Kabupaten Kuningan, KH Dodo Syarif Hidayatullah MA, pasca memimpin langsung agenda klarifikasi, mengamini belum ada kesimpulan tetap yang diambil dari pertemuan tersebut.

“Ya jadi kita mengadakan pertemuaan rapat ini, untuk berbincang klariifkasi tentang pelaksanaan Shalat Jumat di Musala Ar Rahmat yang sebutlah agak menghebohkan, kita ingin tahu bagaimana kronologinya sehubungan ada fatwa MUI tentang penyelenggaraan tersebut,” jelas KH Dodo.

Namun demikian, lanjutnya, MUI sebagai lembaga fatwa, mengeluarkan pendapat biasanya dilihat dari fiqh, dari sosiologinya, bahkan dari letak geografisnya untuk bisa menyimpulkan apakah memenuhi kriteria untuk penyelenggaraan Jumatan atau tidak.

“Fiqh itu debateble, makanya ada madzhab madzhab, tapi kita tidak cukup dengan itu. Kita lihat sosiologis apakah menimbulkan gejolak di masyarakat sehubungan disitu sudah ada masjid yang dekat itu masalahnya,” tuturnya.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Karenanya, kata ketua MUI, ketika terjadi taadud Jumat, di satu desa terjadi lebih dari satu Jumat apalagi lokasinya dekat, maka perlu dikaji mafsadat madharatnya atau mashalahatnya

“Nanti keputusan terakhirnya kebijakan sulton ya, pemerintah itu, kalo MUI lembaga fatwa, sedangkan eksekutornya pemerintah,” kata KH Dodo.

Menjadikan fatwa ini jadi acuan atau tidak, imbuhnya, sebenarnya memang tidak mengikat juga. Namun ketika sudah jadi hukum, ditakmin, maka mau tidak mau harus dilaksanakna. “Ya ditindaklanjuti dengan Pak Bupati,” jelasnya.

KH Dodo kembali menegaskan bahwa memang, pada akhirnya penentunya ada di tangan umaro (pemerintah). Menurutnya, hal itu adalah bentuk sinergi ulama dan umaro. “Ulama punya pendapat, umaro punya kebijakannnya,” kata KH Dodo, sembari mengaku akan segera dilakukan pertemuan dengan Bupati. (eki)

Advertisement. Scroll to continue reading.
Advertisement
Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Trending

You May Also Like

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Menekan potensi adanya mafia tanah, kini warga bisa melihat langsung kondisi bidang tanah masing-masing apakah sudah tersertifikat atau masih dalam proses...

Nasional

KUNINGAN (MASS) – Human Initiative Indonesia mengirimkan tiga dai dalam program Safari Dakwah Internasional Ramadhan 1447 H/2026 M ke sejumlah negara di Eropa dan...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Pendidikan bukan hanya tentang sistem, pendidikan tidak hanya dilihat dari angka-angka nilai, tapi pendidikan yang sebenarnya adalah proses dalam mengembangkan potensi...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Menanggapi dinamika kasus penyadapan pinus illegal di Taman Nasional Gunung Ciremai. Bahwa dalam ilmu hukum ada asas Lex specialis derogat legi...

Olahraga

KUNINGAN (MASS) – Tim kebanggaan warga Kuningan Pesik Kuningan, terus mematangkan persiapan menghadapi Liga 4 Nasional. Dalam wawancara kuninganmass.com, Head Coach Pesik Dian Okta...

Hukum

KUNINGAN (MASS) – Pelaku pembobolan toko di wilayah Kabupaten Kuningan berhasil diamankan jajaran Satreskrim Polres Kuningan. Hal itu disampaikan Kasat Reskrim Polres Kuningan AKP...

Bisnis

KUNINGAN (MASS) – Di bulan yang penuh berkah ini, PT AS Putra kembali menggelar kegiatan sosial bertajuk “AS Putra Berbagi”. Program ini berupa pembagian...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Polemik penyadapan getah pinus di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) terus bergulir. Sejumlah kepala desa bersama Kelompok Tani Hutan (KTH)...

Ekonomi

KUNINGAN (MASS) – Sejumlah warga nampak tumplek di pasar murah yang diselenggarakan Pemkab Kuningan bertajuk Gerakan Pangan Murah (GPM) Spesial Ramadan DIRAHMATI (Diskon Ramadan...

Hukum

BANDUNG (MASS) – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat menggelar diskusi bertajuk dampak Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru terhadap kemerdekaan pers di Aula...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Sudah menjadi tradisi setiap ramadhan dibeberapa titik ruas jalan di Kuningan sering mengalami kepadatan arus, terutama di sekitar Simpang 4 Sidapurna...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan melalui Bidang Pembinaan Sekolah Dasar (SD) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Digitalisasi Pembelajaran Gelombang 2. Kegiatan...

Ekonomi

KUNINGAN (MASS) – Menjelang buka puasa, umat islam termasuk masyarakat di Kuningan kini biasa berburu makanan atau dalam istilah kekinian War Takjil dan Sahur....

Pendidikan

JAKARTA (MASS) – Peluang emas untuk melanjutkan pendidikan jenjang S1/D4 di dalam maupun luar negeri kini terbuka bagi siswa berprestasi. Kementerian Pendidikan Dasar dan...

Desa

KUNINGAN (MASS) – Pemerintah Desa Balong, Kecamatan Sindangagung, Kabupaten Kuningan, menggelar musyawarah terbuka usai pelaksanaan shalat tarawih, Selasa (24/2/2026) malam, di Aula Bale Desa...

Desa

KUNINGAN (MASS) – Pada bulan Ramadhan, kebutuhan konsumsi masyarakat meningkat signifikan sehingga membuat harga pangan juga berpotensi terus naik. Untuk menstabilkan itu, Pemkab Kuningan...

Kesehatan

KUNINGAN (MASS) – Pendistribusian Makan Bergizi Gratis (MBG) selama bulan Ramadan di Kabupaten Kuningan dipastikan tetap berjalan dengan menu kering untuk penerima manfaat di...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Jika biasanya menggelar diskusi publik dengan tema-tema yang aktual, komunitas Waroeng Rakyat menggelar hal berbeda di bulan Ramadhan. Tepatnya pada Senin...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Bupati Kuningan Dr H Dian Rachmat Yanuar M Si memastikan  memastikan pencairan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) untuk Aparatur Sipil Negara (ASN)...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Ketua Paguyuban Silihwangi Majakuning, Nandar menyebut kunjungan Penasehat Utama Kementerian Kehutanan Republik Indonesia, Silverius Oscar Unggul,  ke kawasan Taman Nasional Gunung...

Nasional

KUNINGAN (MASS) – Amankan posisi puncak, Persib Bandung kembali berhasil meraih tiga poin penting setelah mengalahkan Persita Tangerang dalam lanjutan BRI Super League pekan...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Polemik pelaksanaan Jumatan di Musala Ar-Rahmat Pendopo Kuningan, terus bergulir. Semula ditegur Fatwa MUI (Majelis Ulama Indonesia) dan dijawab oleh pihak...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Saat ini, rata-rata lama sekolah warga Kabupaten Kuningan hanya 7-8 tahun. Bisa dibilang, jika dirata-rata hanya lulusan SLTP. Hal itulah yang...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Seorang peria berinisial M (22), asal Cirebon, diamankan jajaran Polres Kuningan setelah diduga mengaku sebagai anggota Polri berpangkat AKP dan bertugas...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Jamparing Research merilis hasil survey tentang kinerja pemerintahan satu tahun Dian-Tuti. Salah satu yang disurvey, kerawanan praktik korupsi di berbagai Satuan...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, dalam beberapa hari terakhir menjalankan agenda kedinasan di Jakarta, salah satunya melakukan pertemuan dengan Kementerian PUPR....