KUNINGAN (MASS) – Pemerintah Desa Sagaranten menyambut baik kegiatan monitoring Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) yang dilakukan oleh Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani SH MKn pada Sabtu (24/1/2026) di wilayah Desa Sagaranten, Kabupaten Kuningan.
Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari proses komunikasi dan koordinasi yang dilakukan secara berjenjang dan prosedural antara Pemerintah Desa Sagaranten dengan pemerintah daerah.
Kaur Perencanaan Desa Sagaranten, Samsi Nugraha, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kehadiran Wakil Bupati Kuningan yang telah meluangkan waktu untuk turun langsung ke lapangan.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran Ibu Wakil Bupati Kuningan. Kunjungan dan monitoring ini merupakan hasil dari proses komunikasi dan koordinasi yang kami lakukan secara berjenjang dan sesuai prosedur. Ini membuktikan bahwa kepemimpinan yang responsif tidak terhalang oleh keterbatasan waktu maupun jarak,” ujar Samsi.
Senada, Kepala Desa Sagaranten, Diding, juga turut menyampaikan rasa terimakasihnya. Ia juga mengapresiasi kinerja Kaur Perencanaan dalam mengawal aspirasi masyarakat, khususnya terkait kondisi rumah warga yang tidak layak huni.
” Peran perencanaan desa sangat strategis. Saya mengapresiasi langkah aktif Kaur Perencanaan yang komunikatif dan berorientasi pada penyelesaian persoalan riil di lapangan,” kata Diding.
Ia menegaskan pihaknya selalu menanamkan prinsip “jemput bola” kepada seluruh perangkat desa agar tidak bersikap pasif dalam menunggu program.
” Kami selalu menekankan agar perangkat desa, khususnya unsur perencanaan, bersikap proaktif membantu masyarakat. Jangan menunggu program, tapi menjemput peluang demi warga yang membutuhkan. Ini juga sebagai bentuk dukungan nyata terhadap tugas Sekdes dan Kepala Desa dalam mengawal pembangunan desa yang berkelanjutan dan berkeadilan,” tegasnya.
Pada kegiatan monitoring tersebut, Wakil Bupati Kuningan menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus hadir di tengah masyarakat, terutama bagi warga yang berada dalam kondisi sosial dan ekonomi rentan.
“Tidak ada kata mundur dalam memastikan kehadiran negara di tengah masyarakat, khususnya bagi warga yang membutuhkan perhatian dan bantuan,” ujar Tuti.
Ia menekankan kegiatan monitoring Rutilahu tersebut tidak bersifat seremonial semata, melainkan menjadi bagian dari kebijakan yang berorientasi pada keadilan sosial, empati, dan keberpihakan kepada masyarakat kurang mampu.
Dalam kunjungan tersebut, Wakil Bupati Kuningan didampingi langsung oleh Dinas Sosial Kabupaten Kuningan untuk menyalurkan bantuan berupa sembako, perlengkapan mandi, serta kasur lipat kepada warga Desa Sagaranten yang dinilai layak mendapatkan bantuan dan perhatian khusus.
Langkah tersebut menjadi wujud sinergi lintas perangkat daerah yang konkret, responsif, dan tepat sasaran dalam menangani persoalan kesejahteraan sosial di tingkat desa.
Selain melakukan monitoring Rutilahu, Amih Tuti juga meninjau langsung kondisi jalan desa, aktivitas UMKM masyarakat, serta pelaksanaan berbagai program pembangunan desa lainnya.
Peninjauan tersebut dilakukan untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi riil Desa Sagaranten, baik dari aspek infrastruktur dasar, perekonomian masyarakat, maupun keberlanjutan program pembangunan.
Kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan pembangunan desa yang inklusif, manusiawi, dan berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya bagi warga yang masih tinggal di rumah tidak layak huni. (didin)







