KUNINGAN (MASS) – Terminal Kertawangunan, Kecamatan Sindangagung tampak sepi pada Kamis (22/1/2026). Salah satu penumpang pengguna jasa angkutan BUS Wahyuni (57) yang hendak berangkat menuju Pasar Rebo Jakarta menggunakan jasa angkutan bus Primajasa. Ia tampak duduk sendirian di kursi tunggu, menjadi satu-satunya penumpang untuk rute tersebut pada pukul 07.00 WIB.
Wahyuni mengatakan biasanya ada tiga atau empat orang penumpang saat dirinya naik Primajasa. Namun, hari ini situasinya sangat berbeda.
“Iya saya sudah sering menggunakan bus dari sini biasanya ada tiga atau empat orang, tapi belum pernah sepi seperti ini,” ungkap Wahyuni saat ditemui di Terminal Kertawangunan pukul 07.00 WIB.
Ia menambahkan meskipun biasanya memilih bus ekonomi, kini ia harus terpaksa mengambil pilihan bus bisnis. “Pemberangkatan selanjutnya juga bus bisnis, jadi tidak ada pilihan lain,” ujarnya.
Harga tiket bus bisnis yang lebih mahal juga menjadi perhatian. Ia menyebutkan adanya selisih harga sebanyak 30.000 rupiah antara kedua kategori bus.
“Ini cukup berdampak di tengah kondisi ekonomi saat ini, terutama bagi mereka yang biasa menggunakan bus ekonomi,” tuturnya.

Salah satu Petugas angkutan Primajasa Luzan S mengonfirmasi memang ada penurunan penumpang yang signifikan akhir-akhir ini. Namun ia menegaskan berapapun jumlahnya kita pasti berangkat.
“Saat tahun baru emang kemarin ramai, tapi ya abis itu sekarang sepi, tapi ya kita tetep layani pemberangkatan,” ujarnya.
Luzan menjelaskan meskipun bus ekonomi masih tersedia, banyak bus yang beroperasi saat ini adalah tipe bisnis.
“Ada transisi dari bus ekonomi ke bus tipe bisnis, ya menyesuaikan dengan akomodasinya dibandingkan dengan bus ekonomi,” tambahnya.
Sementara itu, Luzan juga optimis situasi akan kembali normal. “Biasanya, penumpang akan mulai ramai lagi menjelang Munggahan, saat orang-orang mulai merencanakan perjalanan menjelang bulan puasa,” pungkasnya. (raqib)











