Wanita Mengamuk Pecahkan Kaca Warga, ODGJ Ini Berhasil Ditangani dan Dirawat

KUNINGAN(MASS) – Keresahan warga Kuningan akibat aksi mengamuk Wanita Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) akhirnya berhasil teratasi. ODGJ yang sempat merusak fasilitas dan memecahkan kaca rumah salah satu warga setempat hingga menyebabkan kakinya terluka.

Aparat gabungan dari Satpol PP Kabupaten Kuningan, Puskesmas, dan Relawan ODGJ Ciayumajakuning langsung bergerak cepat ke lokasi. Evakuasi ini juga melibatkan pihak kelurahan, Babinsa, serta masyarakat sekitar yang sigap mengamankan situasi.

Petugas Satpol PP Kuningan, Yoyon Suryono, menjelaskan penanganan ini bermula dari laporan anggota piket pada Jumat pagi sekitar pukul 05.30 WIB. Anggota Satpol PP langsung diterjunkan ke lapangan untuk mengecek keberadaan ODGJ yang dilaporkan mengamuk tersebut.

“Laporan dari anggota piket jam setengah 6 pagi, anggota ke lokasi untuk mengecek keberadaan ODGJ tersebut, kemudian jam 8 saya ke lokasi dan kordinasi degan pihak terkait,” tuturnya kepada kuninganmass.com Minggu (17/5/2026)

Langkah awal tim medis memberikan pengobatan pada luka di kaki ODGJ akibat terkena pecahan kaca. Setelah diobati, petugas kembali berkoordinasi dengan Relawan Ciayumajakuning untuk proses pemindahan.

“Langkah selanjutnya penanganan awal pada luka kaki akibat pecahan kaca yang ditangani puskes Lamepayung,” tambahnya.

Pencarian kemudian dilanjutkan kembali oleh petugas dan relawan pada keesokan harinya. Keberadaan ODGJ wanita tersebut akhirnya berhasil terdeteksi kembali oleh tim gabungan. ODGJ tersebut ditemukan di teras Toko Mega, Jalan Siliwangi sekitar pukul 10.00 WIB.

“Relawan Ciayumajakuning meluncur ke lokasi untuk membawa ODGJ tersebut tapi sudah tidak ada di lokasi, di lanjutkan jumat pagi dan alhamdulilah sekitar jam 10 ketemu di jalan siliwangi di teras toko mega,” paparnya.

ODGJ itu langsung dibawa oleh tim relawan menuju Cirebon dan dilarikan ke Rumah Sakit Sumber Waras Kabupaten Cirebon untuk menjalani perawatan intensif terkait kondisi kejiwaannya.

“Langsung kami evakuasi ke rumah sakit sumber waras Cirebon untuk mendaptkan perawatan kejiwaanya,” pungkasnya. (raqib)