Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass

Government

Update Senin 22 Februari: Positif Naik 2 Orang, Meninggal Bertambah 3

KUNINGAN (MASS) – Kasus positif covid-19 kembali naik dua orang. Kenaikan juga terjadi pada kasus meninggal dengan total tiga orang

Sementara itu jumlah yang sehat naik  tiga orang. Reaktif juga naik dua orang.

Menurut Juru Bicara Crisis Center Kuningan Agus Mauludin SE, dengan kenaikan 2 orang, maka kasus covid-19 yang semula 3.385, kini menjadi 3.387 orang.

Adapun rinciannya dari 3.387 itu adalah dikarantina 510 orang. Jumlah meninggal 69 orang (naik 3). Sedangkan untuk sembuh 2.808.


Untuk kasus reaktif 979 (naik 2) Rinciannya adalah 53 dikarantina, 43 meninggal  dan yang sembuh 883 orang sembuh.

Untuk probable atau kemungkinan Covid-19 masih 28 orang dengan rincian 9 meninggal dan 19 sembuh.


Adapun total kasus covid-19 dari awal Maret 2020- Februari 2021 mencapai 11.765. Dengan rincian 1.112 karantina dan 10.652 sembuh.

Khusus untuk kasus meninggal kini mencapai angka 121 orang. Adapun rinciannya reaktif 43, probable 9 dan positif 69 orang. (agus)

Advertisement. Scroll to continue reading.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Bank Kuningan

You May Also Like

Government

KUNINGAN (MASS)-  Berdasarkan hasil evaluasi resiko kesehatan masyarakat di Kabupaten Kuningan periode 18-21 Februari berada di level resiko tinggi( zona merah) penyebaran virus covid-19....

Religious

🗓Sabtu, 15 Rajab 1442 H / 27 Februari 2021 M 🍂🌻 Hikmah Hari Ini🌻🍂 📚‏العلم للقلوب كالمطر للأرض‏فالمطر يحيي الأرض الميتة‏والعلم يحيي القلب الميت‏ويرقق...

Government

KUNINGAN (MASS) – Adanya penutupan beberapa ruas jalan di Kabupaten Kuningan selama dua hari yakni Sabtu dan Minggu, membuat para pedagang kaki lima bingung....

Government

KUNINGAN (MASS) – Setelah Kuningan ditetapkan zona merah, kasus positif terus naik. Untuk update Jumat pun naik sebanyak 8 orang. Kenaiakan kasus ini dibarengi...

Advertisement