Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass
Notice: Trying to get property 'post_excerpt' of non-object in /home/kuninganmass/public_html/wp-content/themes/zoxpress/zoxpress/parts/post/post-img.php on line 35

Education

Tolak Intoleransi, Lapas Kuningan Gandeng Skada

KUNINGAN (MASS) – Peringatan HAM  Sedunia ke 70 yang jatuh pada tanggal 10 Desember  juga dilakukan oleh Lapas Kuningan. Bahkan UPT Kemenkumham se-Jawa Barat menggandeng SMA/MA/SMK.

DiKuningan sendiri Lapas menggadeng SMKN 2 Kuningan. Siswa sepakat menyatakandengan tegas  menolak segala bentukintoleransi yang takan terjadi dilingkungan masyarakat.

Hal inidimaksudkan bahwa siswa SMA/MA/SMK merupakan ujung tombak bangsa yang akanmenjadi generasi penerus Negara Kesatuan Indonesia. Kemenkumham menginginkan agar siswa tidak terpengaruh oleh hal-hal negatif yang intolerasi sesuai budaya timur yang sopan, santun, dan saling menghormati.

Sementaraitu, peringatan dilaksanakan melalui upacara yang dipimpin oleh Kalapas Samsu Hidayat. Lalu, dilanjutkan dengan Pengukuhan Duta HAM Siswa SMK Negeri 2 Kuningan.

DalamSambutan Kakanwil Kemenkumham Jabar yang dibacakan oleh Kalapas menyebutkan,  hak asasi manusia dapat tercapai apabila dapat menumbuhkan sikap saling toleransi.Sama halnya para siswa punya hak asasi yaitu memperoleh pendidikan, mendapatkanilmu dari guru.

“Akan tetapi disisi lain para siswa juga mempunyai kewajiban yaitu melaksanakan tatatertib kelas dan tata tertib sekolah, serta menghormati dan menghargai guru,”ujarnya.

Tidak lupa Kalapas Kuningan mengucapkan terima kasih kepada SMKN 2 Kuningan yang dapatberkolaborasi dengan Lapas Kuningan. Kegiatan ini sangat penting.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Kita tolak Intoleransi karena bukan identitas bangsa yang ketimuran, perbedaan itu indah, jadikan perbedaan sebagai ajang untuk memperkokoh persatuan dan kesatuanbangsa,” tandasnya.

Pernyataan itu langsung disambut oleh yel-yel FPSH, Bersatu berdaulat jaya, jaya, jaya.Jabar, pasti juara lahir batin, Jawa Barat tolak intoleransi.

Terpisah,Kepala Sekolah SMKN 2 Kuningan Drs Lili Ramli MKom, mengapresiasi kegiatan yangsangat positif ini. Pihaknya mendukung sepenuhnya karena disamping sikaptolerasi, hak asasi manusia dan kerukunan antar umat beragama masuk dalamkurikulum pembelajaran.

“Kami juga menyadari bahwa sikap intoleransi dapat merusak anak didik kami. Kita nyatakan SMKN 2 Kuningan harus bisa, pasti bisa menolak intoleransi sesuai semboyan SMKN 2 Kuningan “Sabisa-bisa kudu bisa pasti bisa, lamun teu bisa lain skada,” ujarnya. (agus)

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Bank Kuningan

You May Also Like

Headline

KUNINGAN (MSS) – Setelah beberapa pekan ke belakang bRaya Al-Ikhlash yang merupakan alumni ponpes modern Al-ikhlas tak terkalahkan. Akhirnya di pekan ke 20 mereka...

Government

KUNINGAN – Kepala Kantor Wilayah Imam Suyudi bersama Kepala Divisi Administrasi Ngadiono Basuki melakukan Monitoring dan Evaluasi Open Camp milik Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kuningan yang berada di Kampung Palutungan Desa...

Government

KUNINGAN (MASS) – Dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda ke 92 ini, Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Dr H Zainudin Amali SE MSi menyampaikan...

Inspiration

KUNINGAN (MASS) – Lulus kuliah adalah dambaan bagi semua orang yang mengenyam pendidikan di kampus. Untuk jenjang strata satu (sarjana), waktu idealnya adalah 4...

Advertisement