Penyegelan Curug Goong dan Kondusivitas Masyarakat

KUNINGAN (MASS) – Adanya intervensi dari pihak pihak di level propinsi dan nasional terhadap penegakan hukum oleh pemerintah kabupaten Kuningan kembali mendapatkan tanggapan dari Partai Keadilan sejahtera. Melalui ketua fraksinya di DPRD kab Kuningan H. Asril Rusli M PD PKS mengkhawatirkan intervensi bisa menyebabkan ketegasan penegakan hukum yang sudah berjalan menjadi terganggu. Asril mengatakan, penegakan … Baca Selengkapnya

Turun ke Kuningan, Komnas HAM Beri Tawaran Mediasi Tanggal 18 Agustus

KUNINGAN (MASS)- Setelah mendapatkan laporan dari Adat Karuhun Urang Sunda Wiwitan (AKUR) Cigugur (Paseban) terkait penyegelan pada tanggal 20 Juli  bakal makam Tokoh Masyarakat Akur di Curug  Goong, akhirnya Komnas HAM RI ke Kuningan. Rombongan mereka datang untuk mencari informasi dari dua belah pihak. Komnas HAM datang ke kota kuda pasca mendapat laporan pada hari … Baca Selengkapnya

Penyegelan Situs Leluhur Sunda Wiwitan, GMNI Cirebon: Pemkab Jauh dari Pancasila

KUNINGAN (MASS) – Penyegelan makam tokoh adat Sunda Wiwitan, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, yang dilakukan oleh Pemda Kuningan dengan alasan tidak memiliki izin mendirikan bangunan (IMB) menimbulkan banyak aksi protes karena jauh dari konsep Pancasila yang seharusnya tidak mengganggu kerukunan umat beragama. “Pemerintah Daerah harusnya mempermudah masyarakat adat dalam melestarikan kebudayaannya dan membantu untuk merawat … Baca Selengkapnya

Okky: Penyegelan Merupakan Bentuk Kesewenang-wenangan Pemda

KUNINGAN (MASS) – Setelah dilakukannya penyegelan pada tugu di Curug Goong yang dibangun para penghayat kepercayaan yang berada Paseban, Cigugur Kuningan, Keluarga Paseban merasa hal tersebut merupakan kesewenang-wenangan pemerintah daerah yang telah melakukan pembiaran dan ‘skenario’ cipta kondisi. Hal itu diutarakan salah satu keluarga Paseban, Okky Satrio. Okky, di hadapan wartawan menjelaskan kronologi terjadinya penyegelan … Baca Selengkapnya

Jalan Kaki 2 Km, Massa Kawal Penyegelan

KUNINGAN (MASS)- Ribuan  massa dari berbagai ormas dan juga warga Desa Cisantana Kecamatan Cigugur berjalan kaki sepanjang 2 Km untuk mengawal penyegelan Batu Satangtung. Seperti diketahui hari ini pihak Satpo PP akan melakukan penyegelan bangunan itu. Pasalnya, belum mengantungi izin dari pemerintah. “Dari prediksi saya ada 1.500 massa yang datang.  Untuk mencapai ke lokasi harus … Baca Selengkapnya

Sestama Lemhannas RI Hadir di Acara Puncak Seren Taun

KUNINGAN (MASS)- Sekretaris Utama Lemhanas RI Komjen M Iriawan yang juga mantan Kapolda Jabar hadir pada acara puncak Seren Taun di d Paseban Tri Panca Tunggal, Kelurahan/Kecamatan  Cigugur Sabtu (24/8/2019).   Selain M Iriawan, hadir juga Bupati Kuningan, H Acep Purnama SH MH dan Wakil Bupati Kuningan HM Ridho Suganda SH MSi. Hadir juga Romo Djatikusumo … Baca Selengkapnya

Milangkala ke-63, IPMK Bedah Sunda Wiwitan

KUNINGAN (MASS) – Ikatan Pelajar Mahasiswa Kuningan (IPMK) Yogyakarta belum lama (28/4/2018) menggelar Milangkalanya yang ke-63 di Asrama Kujang (Yogyakarta). Tema yang diangkatnya ‘Rempug Sauyunan Ngawangun Integritas Mahasiswa anu Nyaah ka Lemah Cai’. Kegiatan ini merupakan  bentuk syukuran sebagai warga sunda. Hal ini ditandai dengan adanya pemotongan tumpeng serta kajian kebudayaan Sunda Wiwitan oleh Ki … Baca Selengkapnya

Ternyata yang Akan Dieksekusi Itu Hanya Rumah Seluas 16 Bata, Bukan Paseban

KUNINGAN (Mass) – Dituding sebagai penyerobot tanah adat di lingkungan Paseban, Djaka Rumantaka yang memenangkan kasus di pengadilan, merasa tidak terima. Apalagi diisukan akan mencaplok Gedung Paseban. Dia menegaskan, kasus tersebut murni persoalan warisan. “Yang akan dieksekusi itu hanya rumah seluas 16 bata. Bisa dilihat sendiri, rumahnya berlokasi di bawah gereja, di bawah RS Sekar … Baca Selengkapnya

Paseban Bisa Digusur Kalau Eksekusi Tanah Adat Dilakukan

KUNINGAN (Mass) – Kendati lahan yang hendak dieksekusi Pengadilan Negeri Kuningan tidak luas, namun jika itu terjadi bisa merembet ke tanah adat lainnya. Lantaran masih satu hamparan wilayah adat, Gedung Paseban pun terancam bakal tergusur. Okki Satrio usai dialog dengan pimpinan Pengadilan Negeri Kuningan sekitar pukul 13.00 WIB mengemukakan, tuntutan masyarakat adat di Cigugur telah … Baca Selengkapnya