Cilimus-Ciperna Butuh 1,5 Jam

KUNINGAN (MASS) – Kepadatan arus lalu lintas di sepanjang jalan utama Kuningan-Cirebon terjadi mulai H+1 dan H+2. Ini karena sebagian besar pemudik ingin menikmati masa libur lebaran mereka dengan berkunjung ke sejumlah obyek wisata. Begitu banyak obyek wisata di Kuningan yang menjadi incaran pemudik, baik dari Kuningan sendiri, maupun dari Cirebon dan sekitarnya. Tak heran … Baca Selengkapnya

Jalur Alternatif Pengurai Kemacetan Ini Belum Digarap

KUNINGAN (MASS) – Jalan Baru lanjutan dari Sampora-Cilimus-Japara hingga kini masih berupa tanah. Padahal menghadapi musim macet lebaran tahun ini, jalan tersebut bisa dijadikan alternatif pengurai kemacetan. Pantauan kuninganmass.com Rabu (29/5/2019), jalan yang sudah dibuka tersebut tak pernah diutak-atik lagi. Tidak sedikit dari tanah tersebut berubah seperti selokan akibat terbawa aliran air hujan. Bahkan tanah … Baca Selengkapnya

Liburan Kemana? Coba Kunjungi 10 Tempat Ini!

KUNINGAN(MASS) –   Bagi wisatawan baik dari luar kota atau pun lokal yang masih bingung untuk mencari tempat liburan, kuninganmass.com akan memberikan bocoran yang layak dijadikan tempat untuk menghabiskan waktu santai dengan keluarga, kerabat dan orang dicintai. Sekedar informasi Kabupaten Kuningan memiliki 45 objek wisata/objek daya tarik wisata. Dari jumlah tersebut ada 10 objek wisata yang … Baca Selengkapnya

Banyak Pilihan, Kawasan Ini Selalu Diserbu Wisatawan

KUNINGAN (MASS)- Kabupaten Kuningan selalu menjadi tujuan wisatawan untuk mengahabiskan liburan, termasuk pada saat libur lebaran tahun ini. Diantara banyak kawasan objek wisata yang ada di kota kuda, Desa Cisantana Kecamatan Cigugur yang paling diburu. Di tempat ini wisatawan dimanjakan dengan berbagai pilihan wisata. Di tempat ini ada  curug , taman Cisantana, gua maria, Sukageuri … Baca Selengkapnya

Dari Cilimus Ke Cibulan Saja 1 Jam

KUNINGAN (MASS) – Memasuki H+3 kepadatan arus lalu lintas lebih parah. Senin (18/6/2018) ini nampaknya puncak pemudik menikmati masa libur lebaran di kampung halaman. Seperti yang terpantau di sepanjang jalan raya Kuningan-Cirebon, terlihat kendaraan berjejer memadati ruas jalan. Sebagian besar ingin mengunjungi sejumlah obyek wisata baik di Linggajati, Sangkanurip maupun di Jalaksana. “Ini kita mau … Baca Selengkapnya

Jalanan Padat Merayap

KUNINGAN (MASS) – Sejak H+1 sejumlah ruas jalan raya di Kabupaten Kuningan padat merayap. Kepadatan tersebut dimulai sekitar pukul 12 siang. Beda halnya dengan H+2 kepadatan arus lalu lintas lebih dari sebelumnya. Ini karena warga mulai mengisi liburan lebaran dengan mengunjungi obyek wisata. “Kalau pada hari H dan H+1 waktunya silaturahmi dan ziarah. Nah kalau … Baca Selengkapnya

Berapa Jumlah Wisatawan yang Datang Selama Lebaran? Ini Datanya

KUNINGAN (Mass)-  Sebagai daerah tujuan wisata Kabupaten Kuningan selama libur Idul Fitri banyak dikunjungi wisatawan. Dari data yang dimiliki oleh Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) padat lebaran tahun mengalami lonjakan pengunjung yang sangat luar biasa. Dari 25 objek daya tarik wisata (ODTW) yang ada di Kuningan ternyata dikunjungi oleh wisatawan sebanyak 338.630 orang. Jumlah … Baca Selengkapnya

Macet, Kuningan-Cirebon Butuh 4 Jam

KUNINGAN (Mass) – Dalam 2 hari ini jalanan di Kabupaten Kuningan dan Cirebon mengalami kemacetan. Pengendara mobil yang bertolak dari Kuningan terpaksa harus menempuh antara 3 sampai 4 jam agar bisa sampai ke Cirebon.

Pantauan kuninganmass.com Rabu (28/6) kemacetan terjadi sejak pagi sampai siang. Kendati menjelang sore mulai menurun namun padat merayap masih terjadi. Jalan baru Sampora-Panawuan-Japara pun menjadi cukup padat.

“Tadi dari Kuningan ke Cilimus saja 2 jam. Belum ke Cirebon,” ujar Esi (31), warga Kuningan yang tengah di perjalanan menggunakan kendaraan pribadi itu.

Titik kemacetan paling parah terlihat di Cirendang sampai Jalaksana. Mulai mengendor ketika masuk daerah Manis. Namun ketika masuk kawasan wisata di Bandorasa, Sangkanurip, Linggarjati dan Cilimus, volume kendaraan naik kembali.

Kendaraan yang melaju dari Kuningan ternyata tidak bisa masuk ke jalan baru lewat jalan padamenak. Ini karena dikhawatirkan terjadi penumpukan di jalan tersebut dengan padatnya kendaraan yang melaju dari arah Cirebon lewat jalur yang sama.

“Tadi kita gak masuk Padamenak. Karena memang kendaraan dari arah Cirebon sangat padat. Terpaksa kita merayap di jalur utama,” kata Feri, pengenudi Toyota Rush.

Khusus pengendara sepeda motor tidak terlalu lama menempuh waktu untuk bisa sampai tujuan. Mereka bisa menyelinap lewat celah antar mobil atau melaju di jalur kiri. Bahkan sebagian yang tahu medan mereka memilih jalur desa, tidak menggunakan jalur utama Kuningan-Cirebon.

“Dari Kuningan saya masuk Kedungarum, Padarek, lalu ke Cikaso, Nanggerang, Ciniru Jalaksana, dan masuk jalan baru Sampora-Panawuan-Japara. 1 jam juga sampai tujuan,” tutur Asep (28), pengendara Mio.

Aparat lantas sendiri sejak pagi tampak super sibuk mengatur arus lalu lintas. Sistem rekayasa lalu lintas dijalankan agar bisa mengurai kemacetan. Namun saking tingginya volume kendaraan, kemacetan tak bisa dihindari meski mampu dikurangi.

Tingginya volume kendaraan disebabkan banyaknya warga yang ingin menikmati masa liburan lebaran. Tak heran jika sejumlah obyek wisata dipadati banyak pengunjung. Selain itu tidak sedikit pula dari pemudik yang arus balik kembali ke tempat rantaunya. (deden)

Baca Selengkapnya