Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass

Government

Jalur Alternatif Pengurai Kemacetan Ini Belum Digarap

KUNINGAN (MASS) – Jalan Baru lanjutan dari Sampora-Cilimus-Japara hingga kini masih berupa tanah. Padahal menghadapi musim macet lebaran tahun ini, jalan tersebut bisa dijadikan alternatif pengurai kemacetan.

Pantauan kuninganmass.com Rabu (29/5/2019), jalan yang sudah dibuka tersebut tak pernah diutak-atik lagi. Tidak sedikit dari tanah tersebut berubah seperti selokan akibat terbawa aliran air hujan.

Bahkan tanah yang posisinya di atas saluran air tampak amblas. Jika hendak diaspal, pekerja harus mengurug kembali calon jalan yang telah amblas tersebut.

“Waktu itu kelihatannya hanya sekadar membuka pakai alat berat. Lalu dibiarkan sehingga ada yang amblas, ada pula yang tumbuh ilalang,” tutur iim, salah seorang pengendara motor yang sedang melintas.

Dari keterangan yang diperoleh portal berita ini, proyek pembangunan jalan baru itu menjadi urusan pemerintah pusat. Kabarnya, dana yang dialokasikan untuk penghotmikan mencapai lebih dari Rp 100 miliar.

Hanya saja Plt Kepala Dinas PUPR HM Ridwan Setiawan belum bisa dikonfirmasi. (deden)

Advertisement. Scroll to continue reading.
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Bank Kuningan

You May Also Like

Village

KUNINGAN (MASS)- Warga Desa Pangkalan Kecamatan Ciawigebang sangat atusias dan menyambut baik dengan adanya penghotmikan jalan lingkungan. Adapun jalan yang dihotmix adalah di Dusun...

Anything

KUNINGAN (MASS) – Kepadatan arus lalu lintas di sepanjang jalan utama Kuningan-Cirebon terjadi mulai H+1 dan H+2. Ini karena sebagian besar pemudik ingin menikmati...

Anything

SUBANG (MASS) – Mulusnya jalan sampai lebaran seperti yang dijanjikan bupati ternyata tidak terwujud. Seperti yang terlihat di Kuningan wilayah selatan, perbaikan jalannya tidak...

Government

MALEBER (MASS) – Janji Bupati H Acep Purnama untuk memperbaiki jalan rusak menjelang lebaran ditagih oleh wakil rakyat asal PKB, H Ujang Kosasih. Politisi...

Advertisement