Pentingnya Fungsi Ekologis Hutan dan Lahan Bagi Kehidupan

KUNINGAN (MASS) – Ratusan ribu hektar hutan dan lahan yang memiliki berbagai fungsi penting bagi kehidupan kembali terbakar untuk puluhan kalinya. Kebakaran hutan dan lahan atau karhutla adalah suatu peristiwa terbakarnya hutan dan lahan, baik secara alami maupun oleh perbuatan manusia, sehingga mengakibatkan kerusakan lingkungan yang menimbulkan kerugian ekologi, ekonomi, sosial budaya dan politik. Tercatat … Baca Selengkapnya

Hari Keempat, Asap Tebal Terlihat di Blok Kupak Gunung Ciremai

KUNINGAN (MASS) – Kebakaran di kawasan Gunung Ciremai, terlihat kembali di hari keempat, setelah tiga hari sebelumnya berturut-berturut juga terjadi kebakaran. Jika dirunut, api di Kawasan Gunung Ciremai dilaporkan pertama kali pada hari Minggu (25/9/2022)lalu , kebakaran terjadi di Blok Jalan Maling dan meluas ke Blok Cileutik serta Blok Penyok Rama. Pada hari berikutnya, Senin … Baca Selengkapnya

50 Personil Padamkan Api Selama 3,5 Jam di Kawasan TNGC

KUNINGAN (MASS) – Setelah Rabu terjadi kebakaran, musibah yang  sama kembali terjadi  Jumat (11/9/2020) pada pukul 17.30 WIB di blok Pajaten, Desa Padabeunghar Kecamatan Pasawahan. Titik api pertama kali diketahui pada  jam 17.30 WIB. Pada saat itu api tiba-tiba langsung membesr. Kejadian ini pertama kali terlihat oleh pegawai PDAU yg sedang melaksanakan piket di kawasan … Baca Selengkapnya

Gunung Kalaban Kebakaran, Tiga Ha Lahan Ludes

KUNINGAN (MASS)- Kebakaran lahan di Kabupaten Kuningan terus berlanjut. Kali ini terjadi di Desa Galaherang Kecamatan Maleber pada Senin (2/9/2019) jam 09.00 WIB. Lahan terbakar terletak di Gunung Kalaban. Dampak dari kebakaran itu adalah terbakarnya lahan masyarakat dan Hutan Perhutani dengan jenis tanaman Bambu, Jati dan rimba campur dengan  kurang lebih 3 Ha. Api sendiri … Baca Selengkapnya

Masih Ada Dua Titik Api, Helikopter Belum Bisa Beroperasi karena Cuaca

KUNINGAN (MASS)- Rencana melakukan bom air kembali pada Minggu pagi ternyata tidak bisa teralisasi karena faktor cuaca. Cuaca di Palutungan berawan sampai pada ketinggian 1.800 mdpl  sehingga Heli Water Boombing Bell 412SP belum bisa beroperasi. Pantauan personil lapangan dari puncak Gunung Ciremai koordinat 6°53’49.32″S, 108°24’14.98″T yakni masih terdapat 2 titik api di sebelah Barat Blok … Baca Selengkapnya