Pintu Gerbang Pemudik, Desa Caracas Jaga Posko 3 Shift

CILIMUS (MASS) – Desa Caracas Kecamatan Cilimus sebagai pintu gerbang pemudik Kuningan terus siaga. Selain dibentuk satgas covid-19 yang terdiri dari berbagai macam elemen masyarakat seperti Perangkat desa, Lpm, Karang Taruna Griya Karsa Wibawa, LSM, PKK, BPD, Pemuda Pancasila Ranting Caracas, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama, terus siaga dan melakukan antisipasi pencegahan penyebaran virus tersebut.

Satgas yang diketuai langsung oleh Kepala Desa setempat, terus malakukan upaya pencegahan seperti penyemprotan disinfektan, penutupan jalan, pembuatan posko, pendataan perantau, pembuatan grup dusun sebagai media informasi dan komunikasi serta pelayanan masyarakat terkait wabah covid 19.

Kepala Desa Nuraidi S E menyebut Desa Caracas termasuk wilayah yang sangat rentan terhadap penyebaran wabah covid 19. Bukan tanpa dasar, hal ini disebabkan desa tersebut menjadi jalan utama masuknya warga dari luar kota. Meski begitu, dirinya terus berharap keadaan segera membaik.

“Kami hanya berharap situasi ini segera membaik, karena dalam waktu dekat kita sudah memasuki bulan suci ramadhan, tentu semuanya berharap kembali normal,” ujarnya pada kuninganmass.com Senin (6/4/2020) pagi.

Ketua Karang Taruna Didin Zaenal Abidin yang juga aktif sebagai relawan menyebut pihaknya akan terus melakukan antisipasi seoptimal mungkin. Bahkan, saat ini selain penjagaan yang super ketat, dibuatkan juga posko-posko di setiap dusunnya.

“Ya kami harus melakukan antisapasi terkait wabah ini, mangkanya penjagaan yang super ketat ini, kami membuat posko-posko di setiap dusun dan waktu jaganya pun 24 jam. Penjagaannya kita bagi menjadi 3 sift, pagi siang dan malam,” terangnya. (eki)