Petugas Gabungan Bantu Warga Bersihkan Sisa Longsor

MALEBER (Mass) – Petugas gabungan dari Kodim 0615 Kuningan, Polres Kuningan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kuningan membantu warga membersihkan sisa-sisa longsoran tanah di sejumlah titik akibat hujan deras yang terus mengguyur Kabupten Kuningan beberapa pekan ini. Salah satunya yakni musibah longsor di Dusun Pakulahan Desa Cipakem Maleber Kuningan.

Selain hujan deras, kondisi tanah yang labil dengan kemiringan tebing di lokasi tersebut sekitar 45 derajat juga menjadi salah satu penyebab berpotensi terjadinya longsor. Walaupun tidak ada korban jiwa dengan kerugian ditaksir jutaan rupiah, namun sebanyak empat rumah warga setempat terancam terkena longsor susulan akibat berada di pinggiran tebing yang mengalami kelongsoran tanah.

Danramil 1512 Lebakwangi Kuningan, Kapten Inf rahmat Yusup saat memantau langsung lokasi longsor kemarin, Minggu (20/3), menghimbau kepada warga masyarakat khususnya di Desa Cipakem Kuningan agar selalu waspada dan mengantisipasi terhadap longsor susulan yang sewaktu-waktu bisa terjadi. Sebab, faktor alam yang sulit diprediksi ditambah cuaca hujan yang masih terus mengguyur Kuningan, menjadi salah satu kewaspadaan warga agar terus berhati-hati apabila terjadi tanda-tanda musibah longsor.

“Kami menerjunkan personel TNI untuk membantu warga melaksanakan tanggap darurat bencana, yakni anggota Babinsa bersama warga setempat melaksanakan pembersihan atau pembenahan tanah yang longsor, membuat saluran air bila ada hujan kembali,” katanya.

Pihaknya meminta, agar warga waspada dan antisipasi akan terjadinya longsor susulan, dan mengungsi apabila terjadi hujan deras sehingga kembali ke tempat yang aman. Lalu, warga terus kooperatif untuk segera melaporkan apabila kembali terjadi musibah longsor tersebut.

Sementara Kepala BPBD Kabupaten Kuningan, Agus Mauludin SE menyebutkan, ada sebanyak 11 titik lokasi bencana yang menimpa delapan desa dari enam kecamatan. Lokasi itu diantaranya di Desa Padamulya dan Desa Cipakem Maleber, Desa Sumberjaya Ciwaru, Desa Pinara dan Desa Cipedes Ciniru, Desa Puncak Cigugur dan lainnya.

“Musibah longsor sekarang merupakan bencana dengan titik paling banyak sepanjang musim penghujan kali ini, dengan 11 titik bencana di enam kecamatan. Namun, Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut, hanya saja belasan rumah warga di sejumlah lokasi tersebut terancam longsor, dengan beberapa diantaranya mengalami kerusakan cukup berat,” pungkasnya.(andri)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com