Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass

Business

Soal Perijinan, Wakil Rakyat Bicara Begini

KUNINGAN (MASS) – Polemik perijinan RS terpadu dan sejumlah bangunan lain mendapat tanggapan dari petinggi Komisi I DPRD Kuningan. Namun mereka menyebut kurang mengetahuinya.

“Saya gak tahu sama sekali. Ketika rapat terakhir dengan DPMPTSP pun hanya laporan tahunan,” ujar Ketua Komisi I, A Rusdiana, yang baru menjabat 3 bulan.

Kepada kuninganmass.com, politisi Golkar tersebut berencana akan membahasnya di internal komisi. Ia menduga persoalan itu jadi ranah pimpinan.

“Karena menyangkut perlindungan lahan pertanian berkelanjutan (LP2B), jarak antar rumah sakit, dan lainnya,” kata Nana, panggilan mantan kades Cipedes Kecamatan Ciniru itu.

Terpisah, mantan Ketua Komisi I, H Dede Ismail pun mengaku tidak mengetahuinya. “Saya gak hafal, waktu masih jadi ketua komisi, saya tidak ada tembusan,” ucap politisi Gerindra yang kini menjabat wakil ketua Komisi I itu.

Menurut Deis, panggilan singkatnya, terkait perijinan bukan ranah legislatif melainkan eksekutif. Ia mengarahkan untuk menanyakan langsung ke DPMPTSP. (deden)

Advertisement. Scroll to continue reading.
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Bank Kuningan

You May Also Like

Government

KUNINGAN (MASS) – Polemik perijinan pembangunan rumah sakit di Jl Cut Nyak Dien Windusengkahan mendapat tanggapan dari Sekda Dr H Dian Rachmat Yanuar MSi....

Government

KUNINGAN (MASS) – Polemik ijin pembangunan rumah sakit yang berlokasi di Jl Cut Nyak Dien Windusengkahan rupanya masih mengemuka. Terlebih dalam beberapa hari ini,...

Anything

KUNINGAN (MASS)- Setelah menjadi perbincangan hangat terkait masalah Pembangunan Rumah Sakit Terpadu di Depan Kampus Uniku yang diduga ada pelanggaran perizinan, akhirnya pemilik rumah...

Government

KUNINGAN (MASS)- Permasalahan pembangunan Rumah Sakit Terpadu di Jalan Cut Nyak Dien atau depan kampus Uniku menjadi perbincangan hangat di Kuningan. Pasalnya, adanya desakan...

Advertisement