Niat Alirkan Air ke Sawah, Warga Temukan Jasad Bayi di Desa Cidahu, GEGER!

KUNINGAN (MASS) – GEGER. Warga Desa Cidahu Kecamatan Pasawahan dikejutkan dengan penemuan jenazah bayi di tepi sungai, tepatnya di Dusun Margawardana RT 04 RW 02, Kamis (29/7/2026).

Informasi enemuan jenazah bayi itu, mulanya dibenarkan warga setempat, Latif Muhtar. “Muhun tadi enjing (betul tadi pagi) sekitar jam 10 ada kerumunan warga di Jembatan, ternyata ada penemuan bayi yang sudah meninggal,” ujarnya.

Dilihat dari kondisi fisik bayi yang lebam dan berbau, lanjut Latif, diduga bayi sudah meninggal beberapa hari belakangan. Belum diketahui siapa yang membuang bayi.

“Banyak orang tua yang belum dikaruniai anak, tapi ini yang sudah dapat kepercayaan malah dibuang,” ucapnya menyesalkan.

Senada, Sekretaris Desa Cidahu Uus Usroni, mengkonfirmasi hal serupa. Ia mengatakan, bayi pertama kali diketahui sebetulnya oleh warga Desa Cimara.

Katanya, warga Cimara itu hendak mengalirkan air ke sawah kala menemukan jasad bayi. Belakangan, warga penemu bayi informasinya bernama Ahmad.

Ulis Uus bilang, saat ini jenazah tengah dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan autopsi. Belum diketahui persis identitas bayi tersebut, siapa orangtuanya. Ia menduga, bayi dibuang karena hasil hubungan di luar pernikahan.

Lebih lanjut, karena lokasi penemuan bayi juga tak jauh dari warga, Ulis juga ditanya apakah selama 2-3 hari belakangan tidak ada tanda-tanda bayi menangis atau bau menyengat yang dirasakan pemilik rumah.

Hnteu pak, da ti enjing ge teu acan bau nuju ka lokasi. Bau soteh tos dibalik posisi mayatna, kaambeu bauna teh. (Nggak pak. Tadi pagi juga belum ada bau. Baru ada bau setelah jenazah dibalik),” ucapnya.

Dari keterangan petugas kesehatan, kata Ulis, usia kandungan bayi sekitar 7-8 bulan. Saat ini, kasus tersebut tengah ditangani pihak kepolisian. (eki)