Mahasiswa KKN Unisa Kuningan Diminta Bantu Tangani ATS hingga Stunting

KUNINGAN (MASS) – Universitas Islam Al-Ihya (Unisa) Kuningan menggelar kegiatan pembekalan dan pelepasan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Aula Kampus Unisa, Rabu (29/7/2026) siang.

Kegiatan ini dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kuningan, Dr Elon Carlan. Ia mendorong para mahasiswa agar memanfaatkan KKN sebagai wadah penerapan ilmu sekaligus berkontribusi dalam menyelesaikan berbagai persoalan di masyarakat.

Menurut Elon, selama di bangku kuliah mahasiswa lebih banyak mendapatkan teori. Melalui program KKN, mahasiswa dapat memperoleh pengalaman langsung di lapangan sehingga memahami kondisi riil yang dihadapi masyarakat.

“Selama di kampus saja kan mereka mahasiswa lebih banyak belajar teori. Lewat KKN mereka bisa mengetahui langsung persoalan di masyarakata,” ujar Elon.

Ia mencontohkan salah satu persoalan yang masih menjadi perhatian pemerintah daerah, yakni tingginya jumlah anak usia sekolah yang tidak bersekolah (ATS). Tahun ini, kata dia, jumlah ATS di Kabupaten Kuningan mencapai sekitar 10 ribu anak.

Elon berharap mahasiswa KKN dapat membantu pemerintah melakukan pendataan terhadap anak-anak yang belum mengenyam pendidikan. Data tersebut nantinya dapat menjadi dasar dalam mengarahkan mereka mengikuti program pendidikan kesetaraan melalui sekolah kejar paket.

“Mudah-mudahan mahasiswa ketika terjun (KKN) bisa mendata, solusinya kan kita punya sekolah kejar paket,” tuturnya.

Selain persoalan pendidikan, mahasiswa juga diharapkan turut membantu mengidentifikasi penyebab stunting yang hingga kini masih menjadi tantangan di Kabupaten Kuningan. Menurutnya, mahasiswa dapat mengamati berbagai faktor penyebab stunting, mulai dari kondisi lingkungan, kecukupan gizi, hingga faktor kesehatan lainnya.

“Ini kan bisa menjadi masukan untuk pemerintah daerah, kalau mereka menggunakan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, jadi tidak hanya tidur,” pungkasnya. (didin)