KUNINGAN (MASS) – Salah satu warga Desa Kaduagung, Kecamatan Sindangagung, pria bernama Wawan, Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), kembali mengalami gejala gaduh gelisah hingga mengamuk dan melakukan tindakan kekerasan terhadap ibu kandungnya sendiri.
Peristiwa memilukan ini bermula saat kondisi emosi Wawan tidak stabil di kediamannya. Karena kehilangan kendali, ia tega memukuli ibunya. Sang ibu yang merasa terancam sempat berteriak histeris meminta pertolongan kepada para tetangga sekitar. Namun, rasa takut membuat warga sekitar tidak ada yang berani mendekat karena kondisi Wawan yang sedang sangat beringas.
Mendapat laporan adanya kejadian tersebut, relawan ODGJ Kuningan segera berkoordinasi untuk melakukan langkah penyelamatan. Yoyon Suryono, salah satu relawan yang terlibat, menjelaskan situasi tersebut memang sangat membahayakan, terutama bagi keselamatan orang tua Wawan yang tinggal serumah dan sudah lanjut usia.
“Iya kami langsung melakukan koordinasi dan mengambil tindakan cepat sesuai laporan yang diterima,” tuturnya kepada kuninganmass.com Senin (6/4/2026).
Bukan kali ini saja Wawan menunjukkan gejala yang mengkhawatirkan. Sebelumnya, pada bulan Maret lalu, ia sempat dibawa ke RS Mitra Plumbon untuk menjalani perawatan inap di ruang psikiatri selama tiga hari. Namun, setelah kembali ke rumah, kondisinya ternyata belum stabil sepenuhnya hingga puncaknya ia kembali mengamuk pada awal April ini.
“Sebenarnya bulan lali perdah dibawa juga dan di rawat inap, tapi ya ternyata kambuh lagi aja,” tambahnya.
Akhirnya, pada Minggu (5/4/2026), tim relawan ODGJ Ciayumajakuning bersama staf Dinas Sosial Kabupaten Kuningan, Karyadi, memutuskan untuk mengevakuasi Wawan. Petugas gabungan ini membawa kembali Wawan ke RS Mitra Plumbon guna mendapatkan penanganan medis yang lebih intensif agar tidak lagi membahayakan orang-orang di sekitarnya.
“Akhirnya kami memutuskan untuk membawanya lagi agar mendapatkan perawatan dan mengantisipasi kejadian buruk lainnya,” pungkasnya. (raqib)
















