Satu Sudut Seribu Cerita; Mahasiswa KKN Ciberung Hadirkan Ruang Literasi di Balai Desa

KUNINGAN (MASS) – Berawal dari sebuah sudut ruangan sederhana, mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Kuningan (UM Kuningan) yang tengah melakukan KKN di Desa Ciberung Kecamatan Selajambe, menghadirkan ruang yang diharapkan mampu menumbuhkan kebiasaan membaca dan semangat belajar masyarakat melalui program Pojok Baca.

Program tersebut resmi diresmikan sekaligus dibuka pada Sabtu (15/8/2026), bertempat di salah satu ruangan di lantai 2 Balai Desa Ciberung. Peresmian ini menjadi bagian dari upaya mahasiswa KKN untuk menghadirkan program yang tidak hanya berlangsung selama masa pengabdian, tetapi juga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat secara berkelanjutan.

Pojok Baca dirancang sebagai ruang literasi yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, terutama anak-anak dan pelajar. Kehadiran berbagai bahan bacaan diharapkan dapat menciptakan suasana belajar yang lebih santai, menyenangkan, sekaligus mendorong anakanak untuk mulai menjadikan membaca sebagai bagian dari keseharian.

Hal itulah yang disampaikan perwakilan mahasiswa KKN, Revan Agustiansyah. Ia mengatakan, bagi mahasiswa KKN, buku bukan hanya kumpulan halaman berisi tulisan. Setiap buku dapat menjadi jendela untuk mengenal dunia yang lebih luas.

“Karena itu, Pojok Baca diharapkan menjadi tempat bagi anak-anak untuk menemukan pengetahuan baru, mengembangkan imajinasi, serta menumbuhkan rasa ingin tahu,” ucapnya.

Peresmian Pojok Baca, lanjut Revan, menjadi langkah kecil dalam membangun budaya literasi di lingkungan desa.  Pihaknya menyadari bahwa meningkatkan minat baca tidak dapat dilakukan secara instan. Dibutuhkan ruang, akses terhadap bacaan, serta lingkungan yang mampu memberikan dorongan positif kepada anak-anak untuk membaca.

Ia menegaskan, Pojok Baca lebih dari sekadar sebuah ruangan dengan koleksi buku, tapi diharapkan dapat menjadi ruang yang terus hidup dimana anak-anak dapat datang untuk membaca, belajar bersama, atau sekadar menemukan cerita baru dari buku yang mereka pilih.

“Melalui program ini, mahasiswa KKN UM Kuningan Desa Ciberung ingin meninggalkan sebuah jejak sederhana: bahwa perubahan dapat dimulai dari hal kecil. Sebab, satu sudut mungkin terlihat sederhana, tetapi dari sanalah seribu cerita dan mimpi bisa tumbuh,” tuturnya di akhir. (eki)