KUNINGAN (MASS) – Rencana pembangunan dua pabrik sepatu multinasional di Kabupaten Kuningan mulai memasuki tahap pembebasan lahan, sebanyak 146 bidang tanah sudah di DP. Kehadiran industri tersebut disambut positif oleh pemerintah desa karena dinilai dapat membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Kepala Desa Dukuhdalem, Kecamatan Kuningan, Juhari membenarkan adanya proses pembebasan lahan untuk rencana pembangunan tersebut. Hal itu disampaikannya saat diwawancarai Kuninganmass.com di ruang kerjanya, Senin (28/9/2026).
“Iya, memang betul. Prosesnya sudah dari awal tahun dan sekarang juga DP sudah masuk kepada para pemilik tanah,” ujarnya.
Menurutnya wilayah Desa Dukuhdalem menjadi salah satu lokasi yang memiliki cakupan lahan cukup luas dalam rencana pembangunan tersebut. Luas lahan yang berada di wilayah desanya diperkirakan mencapai sekitar 10 hingga 11 hektare.
“Khusus di wilayah Dukuh Dalam ini cakupannya lebih besar dibandingkan dua desa lain di sekitar. Luasnya sekitar 10 sampai 11 hektare,” jelasnya.
Ia jug memetakan lokasi lahan tersebut berada di bagian barat Desa Dukuhdalem. Kawasan itu berbatasan langsung dengan akses Jalan Baru Lingkar Timur Kuningan sehingga dinilai memiliki akses yang cukup strategis untuk kegiatan industri.
“Lokasi pastinya berada di sebelah barat desa dan berbatasan langsung dengan Jalan Baru Lingkar Timur Kuningan,” katanya.
Dalam proses pembebasan lahan tersebut, Kuwu sebut sekitar 146 bidang tanah milik warga yang sudah menerima uang muka atau DP. Menurutnya, seluruh pemilik tanah yang terlibat telah menyatakan kesepakatan untuk menjual lahannya.
“Ada sekitar 146 bidang tanah milik warga yang sudah di-DP (Down Payment alias uang muka). Semua warga sepakat dan setuju untuk menjual,” pungkasnya. (raqib)
