Puisi Akrostik tentang Waktu

DETIK
Derap langkah
Enteng dirasa jika ditopang iman
Tanpa keraguan meraih ridha-Nya
Insyaalloh selamat sampai tujuan
Karena selalu dalam bimbingan-Nya

MENIT
Manfaatkan waktu seksama
Endingnya akan bahagia
Nilai-nilai kebaikan menyertainya
Insyaalloh selamat hingga surga
Tetap semangat selama masih ada di dunia

JAM
Jangan ragu untuk berkarya
Antar diri tuk meraihnya
Masuk surga cita-cita setiap kita

HARI
Harapan selalu ada
Asal selalu bersama dengan-Nya
Rahmat akan terkucurkan
Insyaalloh bahagia selamanya

MINGGU
Melangkah dengan pasti
Iman menjadi benteng diri
Niat ikhlas selalu mengiringi
Gangguan dan rintangan yang menghalangi
Godaan tahta, harta dan wanita yang membayangi
Usaha mendekati Ilahi semua itu bisa dilalui

BULAN
Berjalannya waktu tinggal
Umur terus bergerak mendekati batas
Lelah dan letih menyertai guratan jiwa
Akan terus melangkah hingga akhir
Napaki jalan kehidupan

TAHUN
Tak terasa waktu mulai senja
Ayunan langkah pun mulai melambat
Hari-hari mempersiapkan diri
Untuk akhir yang indah
Nikmat akhirnya dengan husnul khotimah

SIANG
Saatnya terus melangkah tak kenal lelah
Insyaallah berkah jika orientasinya Lillah
Arah kehidupan pun terarah
Napaki jalan kehidupan menuju Jannah
Gangguan dan rintangan pun terasa indah Alhamdulillah

MALAM
Melewati kegelapan
Ayunan langkah hentikan
Luruskan diri untuk mendekat Ilahi
Agar energi pulih kembali
Melanjutkan sisa perjalanan kehidupan

PAGI
Perjalanan dimulai
Arungi kehidupan
Gerak langkah menatap masa depan
Insyaallah kesuksesan yang didapatkan

SORE
Saat menjelang datangnya waktu perpisahan
Orang terdekat berkumpul mendoakan
Rasa seribu bahasa sulit terungkapkan
Ending husnul khotimah akhirnya didapatkan

SUBUH
Saat mempersiapkan diri
Untuk menyusuri bumi
Berbekal keyakinan kepada Ilahi
Usaha didapat sesuai ukuran
Hamdalah ungkapan akhir raihan

ZUHUR
Zikrullah menjadi sumber energi
Upaya untuk mendekat diri kepada-Nya
Harapan akan selalu ada
Untuk masa depan jaya
Ridha-Nya selalu menyertainya

ASAR
Apabila usia mulai menepi
Segala sesuatu pun mulai dibatasi
Astaghfirullahal adzim itulah lantunan terindah penyejuk hati
Rasa lelah pun akan sirna sendiri

MAGRIB
Menikmati nikmat kehidupan di dunia
Akan berakhir jika batas waktunya tiba
Gak perlu rakus karena setiap makhluk memiliki jatahnya
Rasa syukur akan selalu dikedepankan
Inilah bukti orang yang beriman
Bahagia di dunia hingga di surga-Nya

ISYA
Ikhlas menjadi sebab diterimanya amal
Saling mengingatkan kunci kesuksesan
Yang berpunya berderma sebagai kewajiban sesama
Alhamdulillah bersyukur atas segala nikmat-Nya

Imam Nur Suharno
Pendidik di Pesantren Husnul Khotimah Kuningan