Protes Tak Ada Angkutan Sampah ke Rumah, Warga Buang Sampah depan Balai Desa, Ternyata Gara-gara…..

KUNINGAN (MASS) – Warga Desa Timbang Kecamatan Cigandamekar, membuang sampah tepat depan balai Desa Timbang Kecamatan Cigandamekar sebagai bentuk protes.

Salah satu warga yang enggan diungkap identitasnya menyebut, sudah sepekan lebih sampah dari rumah warga tidak diangkut. Alhasil sampah menumpuk di rumah masing-masing. Padahal, klaimnya, tetap ada iuran sampah.

Ia menyebut, Pemdes tidak segera berinisiatif. Karena itu, warga yang kecewa, memilih membuang sampah ke depan balai desa. Potret sampah di depan kantor desa serta tulisan protes itu bisa terlihat sejak Senin (29/6/2026) malam sekitar pukul 21.00 WIB.

Sekretaris Desa Timbang, Asep Endin, kala dikonfirmasi hal tersebut membeberkan kendala yang saat ini dihadapi pihak desa.

Dimana, mobil yang biasa mengangkut sampah warga, ternyata masuk bengkel dan belum juga selesai. Biasanya, kata Sekdes, mobil itu digunakan mengangkut sampah sepekan 2 kali.

Ieu nuju milarian sewaan kamgge cadangan pengangkutan (ini tengah cari penyewaan mobil untuk mengangkut),” ucapnya, Selasa (30/6/2026).

Kata Ulis, jika mobil dalam kondisi prima, sampah diangkut dari rumah warga langsung ke TPA (Tempat Pembuangan Akhir). Dan itu pasti akan dilakukan jika mobil sudah keluar dari bengkel.

Menanggapi protes warga ini, lanjut Sekdes, pihaknya sudah berencana pada hari Rabu dan Kamis untuk memgangkut sampah warga menggunakan mobil cadangan. (eki)