Tradisi Hajat Tilawah Rajab di Citangtu Tetap Lestari

KUNINGAN (MASS) – Warga Dusun Wangun, Selahonje dan Tarikolot Kelurahan Citangtu Kecamatan Kuningan ternyata tetap melestarikan tradisi leluhur. Senin (2/4/2018) pagi, ratusan warga di kelurahan tersebut melaksanakannya dalam memperingati Isra Mi’raj.

Tradisi yang sudah membudaya itu bernama Hajat Tilawah Rajab. Sesepuh Citangtu, Abah Cakra Permana terlihat hadir di tengah-tengah masyarakat. Tampil sebagai panitia, Suharsid dan Munarif.

“Tradisi ini kami lakukan sejak lama. Nanti kita lanjutkan dengan makan bersama dan potong kambing,” ujar Suharsid, disela kegiatan.

Rupanya, tradisi tersebut menarik perhatian salah seorang Kandidat Bupati, dr Toto Taufikurohman Kosim. Ia tampak berbaur dengan masyarakat kala menghadiri undangan dari panitia. Bahkan dipersilakan untuk menyampaikan sambutan.

“Mari kita syukuri segala nikmat yang telah diberikan Allah SWT. Saya mengapresiasi sekali kegiatan positif ini. Ini kearifan lokal, budaya bangsa yang patut dilestarikan,” ucap cabup dari Paslon Sentosa bernomor urut 1 itu.

Hajat Tilawah Rajab, menurut pria yang punya garis keturunan dari sesepuh kelurahan itu, perlu diangkat ke permukaan. Dengan diketahui publik maka dirinya berharap bisa menjadi salah satu daya tarik tersendiri.

“Kuningan itu kabupaten pariwisata. Disamping alamnya, wisatawan akan tertarik dengan budaya yang dimilikinya sehingga perlu dilestarikan dan diangkat ke permukaan,” tukasnya disambut sumringah ratusan warga. (deden)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com