Pilkada, PAN Terbuka Bagi Kader Eksternal

KUNINGAN – Partai Amanat Nasional (PAN) memberikan sinyal bahwa kader eksternal bisa maju melalui kendaraan parpol berlambang matahari terbit itu. Hal itu terungkap, saat sejumlah awak media memintai keterangan pers kepada Sekretaris DPW PAN Jabar Herry Dermawan MSi, usai menggelar acara baksos di lokasi banjir bandang Cibingbin baru-baru ini, Minggu (29/1).

“Kalau di PAN itu tidak ada keharusan Ketua maju, misalkan ketua menganggap ada orang lain yang lebih pantas, pasti PAN juga mempersilakan untuk itu. Kader eksternal juga sangat mungkin maju dari PAN, dengan catatan nanti dia harus ber KTA PAN sebelum pendaftaran dan komit untuk membesarkan PAN kedepan,” kata Sekjen DPW PAN Jabar Herry Dermawan MSi didampingi Ketua DPD PAN Kuningan H Udin Kusnaedi SE MSi dihadapan para awak media.

Sekalipun ada sinyal kemungkinan mendorong kader eksternal maju di Pilkada nanti, namun pihaknya sudah mempersiapkan banyak kader internal untuk di seleksi sebagai bakal calon di Pilkada nanti.

“Kalau PAN itu punya banyak kader, 5 atau 10 kader PAN bisa diminta untuk Pilkada. Jadi, tentunya Ketua juga salah satu kader terbaik,” tandasnya.

Menurutnya, Pilkada merupakan proses pemilihan kepala daerah dalam rangka pergantian orang yang memimpin daerah untuk kemajuan daerah itu sendiri, termasuk kemajuan di Kabupaten Kuningan.

“Parpol juga punya kepentingan dalam Pilkada, tentunya untuk membesarkan parpol. Parpol itu tujuan utamanya adalah kekuasaan, tetapi bukan untuk yang lain, melainkan untuk kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Oleh karena itu lanjut Herry, kalau nanti ternyata ketua DPD PAN Kuningan H Udin Kusnaedi SE lebih condong ke eksternal karena misalnya nilai dari proses seleksi jauh melebihinya, maka walaupun sebagai pimpinan parpol di Kuningan harus bisa merelakan kader eksternal untuk maju.

“Tetapi kalau sebaliknya, maka Ketua DPD harus siap sesuai dengan apa yang diperintahkan DPP, mau tidak mau harus siap. Komunikasi dengan partai lain harus terus dibangun di masing-masing wilayah, di wilayah provinsi kami akan melakukan komunikasi politik dengan berbagai partai untuk Pilkada Kuningan,” jelasnya.

Sementara di tingkat DPD PAN Kuningan sendiri, pihaknya membebaskan pimpinan DPD menentukan sikap bersama jajarannya dalam melakukan komunikasi politik dengan partai lain di Kuningan.

“Kita memberikan otonomi sepenuhnya kepada DPD untuk berkoalisi dengan partai manapun, urusan partai di nasional itu tidak berpengaruh ke daerah,” pungkasnya. (andri)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com